Perbandingan Prevalensi Parasit Pada Insang dan Usus Ikan Mujair (Oreochromis mossambicus) yang Tertangkap di Sungai Aloo dan Tambak Kedung Peluk, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo

Aftria Rizvica Ramadan, Nurlita Abdulgani, Ninis Trisyani
Submission Date: 2012-07-27 19:44:38
Accepted Date: 2013-01-17 09:28:56

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis parasit yang terdapat pada insang dan usus ikan mujair (Oreochromis mossambicus) yang tertangkap di Sungai Aloo dan Tambak Kedung Peluk serta mengetahui prevalensi dari parasit tersebut. Jumlah ikan yang tertangkap di Sungai Aloo yaitu 27 ekor sedangkan di Tambak Kedung Peluk yaitu 40 ekor. Ikan yang diperoleh seluruhnya diukur panjang total dan berat badan kemudian hasil yang diperoleh digunakan untuk uji homogenitas. Nilai signifikansi yang diperoleh untuk Sungai Aloo adalah 0,301 dan Tambak Kedung Peluk adalah 0,937, ini menunjukkan sampel yang diperoleh adalah sama (homogen) karena nilai signifikansi yang diperoleh lebih besar dari taraf signifikansi yaitu 0,05. Organ yang diperiksa yaitu insang dan usus. Pengamatan parasit dilakukan dengan menggunakan metode natif. Pada insang ikan mujair yang diperoleh di Sungai Aloo dan Tambak Kedung Peluk tidak ditemukan ektoparasit. Pada usus ikan mujair di Sungai Aloo ditemukan Ascaris sp. pada fase telur fertil dengan prevalensi sebesar 85%, fase telur yang mengalami pembelahan dengan prevalensi sebesar 22,22%, fase larva dengan prevalensi sebesar 14,8% dan Trichuris trichiura dengan prevalensi sebesar 55,5%. Pada usus ikan mujair di  Tambak Kedung Peluk di temukan  Ascaris sp.  pada fase telur fertil dengan prevalensi sebesar 45%, fase telur unfertil dengan prevalensi sebesar 90% dan fase telur yang  belum menetas dengan prevalensi sebesar 40%

Keywords


Parasit; Ikan mujair; Oreochromis mossambicus; Sungai Aloo Sidoarjo; Tambak Kedung Peluk; prevalensi

Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.