"Koruptorium Pintar" Lembaga Pemasyarakatan sebagai Media Edukasi Korupsi

Ahmad Fraidee Pamungkas
Submission Date: 2015-08-03 14:34:38
Accepted Date: 2016-01-21 09:21:40

Abstract


Kasus korupsi di Indonesia semakin marak terjadi, berbagai upaya telah dilakukan untuk mencoba mencegah terjadinya kasus korupsi. Kasus korupsi seolah menjadi hal yang biasa saja di mata para pelakunya, bahkan para tersangka kasus dugaan korupsi mendapatkan tempat yang masih cukup nyaman untuk bedebah seperti mereka. Lantas apakah seorang arsitek hanya akan tinggal diam melihat kasus ini? Arsitektur berkembang setiap saat dan perkembangannya bisa mencakup segala aspek kehidupan. Untuk menangani kasus ini maka sudah diperlukan sebuah percobaan dalam arsitektur untuk meresponnya. Sebuah percobaan melalui penjara bagi para terpidana korupsi coba dirancang untuk bisa memberi gambaran akan korupsi dan dampaknya bagi bangsa dan negara. Objek rancangan ini selain bertujuan untuk para tahanan kasus korupsi sekaligus juga dapat menjadi media pembelajaran dan pendidikan bagi masyarakat. Karena sejatinya koruptor merupakan sebuah kegagalan dari sistem pendidikan yang berlaku di suatu negara. Melalui objek rancangan ini, coba diterapkan konsep-konsep yang membuat masyarakat sekitar tertarik untuk mengunjungi pusat pendidikan ini. Objek rancangan ini juga bertujuan sebagai sebuah tempat wisata alternative bagi masyarakat setempat.


Keywords


Korupsi, Pendidikan, Arsitektur

References


http://www.tribunnews.com/nasional/2012/10/01/ini-dia-peringkat-provins terkorup-di-indonesia (diakses 3 November 2014)

Zeisel, John (2006). Inquiry By Design. New York: W.W. Norton & Company

https://www.academia.edu/1748347/2012_Metoda_Perancangan_Arsitektur_-_Inquiry_by_Design_John_Zeisel_ (diakses 25 Februari 2015)

Davies. Colin, Thinking about Architecture: An Introduction to Architectural Theory. New York (2011).

www.pinterest.com (diakses 3 Maret 2015)

D. K. Ching. Francis, Arsitektur: Bentuk-Ruang dan Susunannya. Jakarta: Erlangga (2008).


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.