Gaya Art Deco Pada Revitalisasi Stasiun Selatan Bandung

Priska Paramita Pradipta, Muhammad Faqih
Submission Date: 2015-08-04 15:32:19
Accepted Date: 2016-01-21 09:26:38

Abstract


Stasiun – stasiun lama yang ada di Indonesia merupakan bangunan peninggalan  Belanda yang menyimpan nilai sejarah. Setiap stasiun memiliki ciri khasnya sendiri. Stasiun Bandung, khususnya Stasiun Selatan Bandung memiliki kekhasan gaya art deco. Art deco merupakan gaya yang berkembang di era modern, dan  banyak digunakan untuk seni dekorasi. Perancangann revitalisasi bangunan kolonial dilakukan dengan mempertahankan ciri khas yang menjadikannya bangunan cagar budaya dan mengembangkan karakter art deco pada bangunan baru. Bagian bangunan yang dipertahankan adalah bangunan hall utama dengan kaca patri yang dominan pada fasad bangunan. Sedangkan untuk desain fasad bangunan baru mengacu pada ciri gaya art deco. Hal ini dilakukan dengan mempertimbangkan dan menyesuaikan dengan kebutuhan dan teknologi saat ini.


Keywords


art deco; ciri khas; Stasiun Bandung; bangunan kolonial

References


Hartono, Dibyo. 2014. Architectural Conservation Award Bandung / Pengharagaan Konservasi Bangunan Cagar Budaya. Bandung : PT Remaja Rosdakarya

Hartanti, Nurhikmah Budi; et all. 2010. Stasiun Kereta Api di Pulau Jawa, Jakarta : PT KAI

Kania, Athea. 2013. Ensiklopedia Mini : Seni Bangunan Art Deco. Bandung : C.V. Angkasa

Adityawan S, Arief. 1999. Tinjauan Desain dari Revolusi Industri hingga Postmodern. Jakarta : Universitas Tarumanegara


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.