Penerapan Konsep Adaptif dan Eksploratif pada Ruang Pamer Museum Terbuka

Saraya Eka Sharfina, Purwanita Setijanti
Submission Date: 2015-08-04 15:58:44
Accepted Date: 2016-01-21 09:27:22

Abstract


Ruang dalam arsitektur terdiri atas ruang terbangun dan ruang terbuka. Ruang berfungsi sebagai wadah aktivitas yang dilakukan penggunanya. Dalam perancangaannya, ruang dapat mengalami banyak perlakuan, seperti ruang sebagai program, ruang sebagai visualisasi, dan ruang sebagai susunan. Dalam objek rancangan ini, ruang dirancang sebagai elemen utama bangunan museum arkeologi, yaitu ruang pamer. Kekhasan dari obyek rancang ini adalah ruang-ruang pamer yang terbentuk mampu secara adaptif mewadahi aktivitas-aktivitas yang terjadi didalamnya tanpa meninggalkan hakikat utamanya sebagai ruang pamer yang berada dalam sebuah museum. Karakter ruang tersebut dapat diwujudkan dengan menggunakan konsep adaptif dan eksploratif.


Keywords


ruang, museum, interior, terbuka, adaptif, eksploratif

References


Firmansyah. 2014. Pengertian Ruang Dalam Arsitektur. http://dveraux.blogspot.com/2013/11/pengertian-ruang-dalam-arsitektur.html (diakses tanggal 1 Agustus 2015)

Karlen, Mark. 2004. Space Planning Basics, 2nd Edition. London: John Wiley & Sons, Inc.

Gunadi, Sugeng. 1983. Merancang Ruang Luar. Blambangan Offset


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.