PENENTUAN POLA JARINGAN PERGERAKAN LOGISTIK YANG OPTIMAL PADA TRANSPORTASI LAUT MENGGUNAKAN MINIMUM SPANNING TREE BERBASIS ALGORITMA GENETIKA

Rifdy Fachry, Imam Mukhlash, Soetrisno Soetrisno
Submission Date: 2015-08-13 15:26:45
Accepted Date: 2016-01-20 15:31:02

Abstract


Penentuan pola jaringan pergerakan logistik yang optimal berguna untuk mendukung perencanaan tol laut. Salah satu parameter yang dapat digunakan untuk menentukan pola jaringan pergerakan logistik yang optimal adalah dengan menentukan jalur-jalur yang mempunyai kepadatan dalam pergerakan kontainer. Penentuan pola jaringan pergerakan logistik dapat dilakukan dengan menggunakan Minimum Spanning Tree (MST) berbasis algoritma genetika. Algoritma genetika adalah sebuah algoritma yang dapat digunakan dalam menyelesaikan permasalahan MST. Adapun tahapan dari penentuan pola jaringan pergerakan logistik yang optimal pada Tugas Akhir ini adalah penentuan node, proses crossover, proses mutasi, proses evaluasi, dan proses seleksi. Dalam penentuan node terdapat 52 node yang merepresentasikan pelabuhan. Proses crossover menggunakan crossover rate sebesar 0,2. Proses mutasi menggunakan mutation rate sebesar 0,4. Berdasarkan hasil pengujian sistem ini diperoleh total jalur terpadat dengan jumlah kontainer pada tiga tahun, yaitu 2010, 2011, dan 2012 berturut-turut adalah 1647896 Teu’s, 1825049 Teu’s, dan 2027860 Teu’s dengan inisialisasi populasi  100 dan generasi maksimum 2000.

Keywords


Algoritma Genetika; Logistik; Minimum Spanning Tree; Optimasi

References