Peramalan Inflasi Kota Surabaya dengan Pendekatan ARIMA, Variasi Kalender dan Intervensi

Novi Wulandari, Setiawan Setiawan, Imam Safawi Ahmad
Submission Date: 2016-01-26 08:20:10
Accepted Date: 2016-04-28 10:46:38

Abstract


Inflasi di Kota Surabaya seringkali menduduki posisi tertinggi. Namun, Kota Surabaya belum memiliki Tim Pengendali dan Pemantau Inflasi Daerah (TPID). Oleh karena itu, peramalan inflasi Kota Surabaya menjadi hal yang penting dilakukan. Peramalan dilakukan dengan pendekatan model ARIMA, variasi kalender dan intervensi pada inflasi Kota Surabaya baik pada inflasi umum maupun infasi tujuh kelompok pengeluaran. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, dengan menggunakan data inflasi umum dan inflasi tujuh kelompok pengeluaran periode 2003-2015, menunjukkan bahwa model intervensi menjadi model yang paling sesuai pada Inflasi Surabaya terkecuali pada inflasi kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau dan kelompok sandang. Pada kelompok tersebut model yang sesuai masing-masing adalah variasi kalender dan ARIMA. Secara keseluruhan model terbaik yang diperoleh baik digunakan untuk meramalkan tingkat inflasi hanya untuk satu periode ke depan kecuali inflasi kelompok sandang yang masih dapat digunakan maksimal tujuh periode ke depan. Tingkat inflasi di Kota Surabaya selalu dipengaruhi oleh faktor-faktor dari luar.

Keywords


ARIMA;Inflasi;Intervensi;Variasi Kalender

References