Pengaruh Penambahan Bakteri Bacillus subtilis terhadap Biodegradasi DDT oleh jamur Pelapuk Putih Pleurotus eryngii

Dwi Lestari, Adi Setyo Purnomo
Submission Date: 2016-06-28 10:57:44
Accepted Date: 2016-11-23 18:14:55

Abstract


Pengaruh penambahan bakteri Bacillus subtilis terhadap biodegradasi DDT oleh jamur pelapuk putih Pleurotus eryngii telah diteliti. B. subtilis ditambahkan ke dalam 10 mL kultur P. eryngii masing-masing dengan jumlah 1, 3, 5, 7, dan 10 mL (1 mL ≈ 1,573 x 108 sel). Recovery DDT dilakukan dengan menggunakan metode ekstraksi cair-cair. Analisa jumlah degradasi dan metabolit produk yang terbentuk menggunakan instrumen HPLC dan GC-MS. Degradasi DDT tertinggi ditunjukkan pada penambahan 3 mL B. subtilis dengan jumlah degradasi sebesar 88,26%, sedangkan degradasi DDT terendah terjadi pada penambahan 1 mL B. subtilis dengan jumlah degradasi sebesar 41,84%. Metabolit produk yang dihasilkan dari proses degradasi ini adalah DDD [l,l dikloro- 2,2-bis(p-klorofenil) etana] dan DDE [l,l-dikloro-2,2- bis(p-klorofenil) etilena].


Keywords


Biodegradasi; Pleurotus eryngii; Bacillus subtilis; DDT

References