Pemodelan Ketahanan Pangan di Indonesia dengan Pendekatan Regresi Probit Ordinal

Deby Lolita Permatasari, Vita Ratnasari
Submission Date: 2016-07-18 13:31:43
Accepted Date: 2016-12-15 09:22:02

Abstract


Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi setiap saat termasuk di Indonesia. Kebijakan tentang pangan di Indonesia diatur dalam Undang-Undang No.18 Tahun 2012. Berdasarkan FSVA tahun 2015 yang merupakan salah satu program pemerintah yang dilaksanakan dalam rangka mewujudkan kedaulatan dan kemandirian pangan, diketahui sebesar 8% wilayah di Indonesia mengalami penurunan tingkat ketahanan pangan. Provinsi tersebut diantaranya adalah Provinsi Papua, diikuti dengan NTT, Maluku, dan Papua Barat. Papua menjadi provinsi dengan persentase tertinggi di beberapa variabel seperti persentase penduduk hidup dibawah garis kemiskinan yaitu sebesar 31,52%, persentase keluarga yang tinggal di desa dengan akses terbatas ke fasilitas kesehatan (>5 km) sebesar 40,65%, dan variabel persentase perempuan buta huruf sebesar 39,84%. Dikarenakan pola data prioritas ketahanan pangan yang digunakan bersifat kategori bertingkat, maka pemodelan dilakukan menggunakan regresi probit ordinal. Hasil yang didapatkan dengan menggunakan metode backward dalam pemilihan model terbaik adalah digunakannya lima variabel prediktor yang signifikan terhadap model, dan nilai koefisien determinasi sebesar 57,5%.


Keywords


FSVA; Ketahanan Pangan; Regresi Probit Ordinal

References


Dewan Ketahanan Pangan, Kementerian Pertanian, dan World Food Progamme (2015). Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (FSVA) 2015. Jakarta: Dewan Ketahanan Pangan, Kementerian Pertanian, dan World Food Programme.

Nuhermi, Soekro, S. R., & R., G. S. (2014). Pemetaan Ketahanan Pangan Indonesia: Pendekatan TFP Dan Indeks Ketahanan Pangan. Jakarta: Bank Indonesia.

Sari, M. R., & Prishardoyo, B. (2009). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kerawanan Pangan Rumah Tangga Miskin Di Desa Wiru Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang. Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang, 1-8.

Mun’im, A. (2011). Analisis Pengaruh Faktor Ketersediaan, Akses, Dan Penyerapan Pangan Terhadap Ketahanan Pangan di Kabupaten Surplus Pangan: Pendekatan Partial Least Square Path Modeling. Direktorat Neraca Produksi, BPS, 1-15.

Fattah, I. A., Ratna, M., & Ratnasari, V. (2014). Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Masa Studi Lulusan Mahasiswa Magister ITS Surabaya Menggunakan Regresi Logistik Ordinal dan Regresi Probit Ordinal. Institut Teknologi Sepuluh Nopember, 1-3.

Rachmasita, K., & Zain, I. (2015) Pemodelan Regresi Probit Ordinal Pada Persentase Sekolah Terklasifikasi Hitam Menurut Pola Jawaban UN. Institut Teknologi Sepuluh Nopember, 2-3.

Kurniasari, L., Sumarminingsih, E., & Solimun. (2013). Permodelan Regresi Logistik Dan Regresi Probit Pada Peubah Respon Multinomial. Universitas Brawijaya, 1-2.

Kockelman. K.M., & Kweon, Y.J. (2002). Driver Injury Severity: An Application of Ordered Probit Models. Accident Analysis and Prevention,xxxiv, 313-321.

Greene, W. H. (2000). Econometrics Analysis (4th Edition). New Jersey: Prentice Hall.

Ratnasari, V. (2012). Estimasi Parameter dan Uji Signifikansi Model Probit Bivariat. Surabaya: Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Hocking, R. R. (1996). Methods and Applications of Linear Models: Regression and Analysis of Variance. New York: John Wiley & Sons, Inc.

Hosmer, D., dan Lemeshow. (2000). Applied Logistic Regression. USA: John Wiley and Sons.


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.