Pemodelan Faktor- Faktor yang Memengaruhi Kematian Ibu di Kota Surabaya Berdasarkan Antenatal Care Menggunakan Regresi Binomial Negatif

Novarani Putri Saraswati, Dwiatmono Agus Widodo, Kartika Fithriasari
Submission Date: 2016-07-18 13:33:11
Accepted Date: 2016-12-19 13:55:56

Abstract


Data dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur tahun 2014 menunjukkan bahwa Kota Surabaya merupakan daerah dengan kasus kematian ibu tertinggi di Jawa Timur tahun 2014 yaitu sebanyak 39 kasus. Data penelitian ini merupakan data count yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kota Surabaya. Pola persebaran data jumlah kasus kematian ibu di Kota Surabaya mengikuti distribusi Poisson dengan mean sebesar 1,258. Pemodelan pada data count yang berdistribusi Poisson sering menggunakan metode regresi Poisson dengan asumsi equidispersion yakni kesamaan mean dan variansi. Akan tetapi dalam penelitian ini dilakukan pemodelan menggunakan regresi Binomial Negatif untuk menganalisis faktor- faktor yang memengaruhi kematian ibu karena terjadi kasus overdispersion yakni nilai varians lebih besar daripada mean. Hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat dua variabel yang signifikan yaitu presentase cakupan TT5 dan penanganan komplikasi obstetri. Selanjutnya pemodelan dari kedua variabel yang signifikan tersebut diperoleh nilai AIC sebesar 96,488. Tambaksari merupakan kecamatan yang memiliki jumlah kasus kematian ibu tertinggi di Kota Surabaya tahun 2014.

Keywords


Kematian Ibu; Overdispersion; Regresi Binomial Negatif; Regresi Poisson

References