Pemodelan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Kasus Tuberkulosis di Jawa Timur Menggunakan Regresi Nonparametrik Spline

Firda Fahrun Nisa', I Nyoman Budiantara
Submission Date: 2016-07-18 13:49:45
Accepted Date: 2016-12-19 14:22:14

Abstract


Tuberkulosis adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman TB (Mycrobacterium tuberculosis). Sebagian besar kuman TB menyerang paru, tetapi dapat juga mengenai organ tubuh lainnya. 7,5% angka kematian di Indonesia disebabkan oleh penyakit TB. Provinsi Jawa Timur memiliki kasus TB terbanyak kedua setelah provinsi Jawa Barat. Data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur tahun 2014 menunjukkan kasus TB mencapai 42.458 kasus. Tindakan prefentif yang dilakukan oleh pemerintah dengan mengendalikan faktor-faktor yang mempengaruhi penyakit TB. Pada penelitian ini, metode regresi nonparametrik spline digunakan untuk memodelkan jumlah kasus TB di Jawa Timur. Metode regresi nonparametrik Spline digunakan karena pola data antara jumlah kasus TB di Jawa Timur tidak menunjukkan kecenderungan pola tertentu dengan faktor-faktor yang diduga mempengaruhinya, yaitu persentase keluarga dengan kepemilikan sarana sanitasi dasar sehat, persentase penduduk miskin, persentase gizi buruk, persentase tenaga kesehatan terlatih dan jumlah rumah tangga ber-PHBS. Berdasarkan hasil pemodelan didapatkan model spline terbaik yaitu spline dengan kombinasi knot (1,3,2,3,2). Nilai koefisien determinasi yang didapatkan adalah 83,42% dengan tiga variabel prediktor dalam model berpengaruh signifikan, yaitu persentase gizi buruk masyarakat, persentase tenaga kesehatan terlatih TB, dan persentase rumah tangga ber-PHBS.


Keywords


Kasus Tuberkulosis; GCV; Titik Knot; Nonparametrik Spline

References


Kementrian Kesehatan RI (2011). Strategi Nasional Pengendalian Tuberkulosis di Indonesia 2010-2014. Jakarta: Kementrian Kesehatan RI Direktorat Jendral Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan

Hasyim, M., 2010. Pemodelan Angka Kejadian Penyakit Infeksi Tuberkulosis Paru (TB Paru) di Kabupaten Sorong Selatan (Provinsi Papua Barat) dengan Pendekatan Multivariate Adaptive Regression Spline (MARS). Surabaya: Tugas Akhir Jurusan Statistika FMIPA-ITS Surabaya.

Muaz, F. (2014). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Tuberkulosis Paru Basil Tahan Asam Positif di Puskesmas Wilayah Kecamatan Serang Kota Serang Tahun 2014. Jakarta: Tugas Akhir Jurusan Pendidikan Dokter UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Puspita, E. 2014. Analisis Regresi Logistik Biner pada Faktor Resiko yang Mempengaruhi Penderita Penyakit TB Paru di RSU Haji Surabaya. Tugas Akhir, Jurusan Statistika, ITS.

Lestari, R. D., 2014. Pemodelan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Kasus Penyakit Tuberkulosis di Jawa Timur dengan Pendekatan Generalized Poisson Regression (GPR) dan Geographically Weighted Poisson Regression (GWPR). Surabaya: Tugas Akhir Jurusan Statistika ITS Surabaya

Budiantara, I. N. (2006). Model Spline dengan Knot Optimal. Jurnal Ilmu Dasar, FMIPA, Universitas Jember, 7,77-85.

Budiantara, I. N. (2007). Inferensi Statistik untuk Model Spline. Jurnal Ilmiah Matematika dan Statistika (Matstat), vol. 7, No. 1, Universitas Bina Nusantara, Jakarta, 1-14.

Hardle, W. 1990. Applied Nonparametric Regression. Cambridge University Press. New York.

Eubank, R. 1988. Spline Smoothing and Nonparametric Regression. Marcel Dekker Inc. New York.

Daniel, W. 1990. Applied Nonparametric Statistical Method (2nd ed). Boston: PWS-Kent Publishing Company.


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.