Analisis Pengendalian Kualitas Tetes PG Kremboong Sidoarjo Menggunakan Diagram Kontrol MEWMA dan MEWMV

Dony Mukthar Harianja, Muhammad Mashuri
Submission Date: 2016-07-18 14:02:17
Accepted Date: 2016-12-19 14:44:01

Abstract


Gula yang dihasilkan untuk setiap kali proses produksi di PG Kremboong Sidoarjo belum optimal. Hal ini terjadi karena masih banyaknya kandungan gula (sukrosa) yang terdapat dalam ampas tebu, blotong dan tetes. Kandungan gula terbesar terdapat dalam tetes karena sudah dekat dengan stasiun akhir proses  produksi gula. Tetes atau molases merupakan produk sisa yang tidak dapat dikristalkan lagi dan tidak dapat dikonsumsi dari hasil sistem puteran LGF. Kadar gula dalam tetes diukur melalui perhitungan harkat kemurnian tetes berdasarkan persentase Pol dan Brix. Batas spesifikasi yang digunakan pada pengukuran Pol dan Brix sangat teliti sehingga terdapat indikasi terjadi pergeseran proses yang kecil. Ketelitian batas spesifikasi Pol dan Brix dapat diketahui dari rentang batas spesifikasi yang kecil dimana pengamatan yang keluar dari batas spesifikasi dapat dideteksi hingga nilai satu desimal. Hal ini dapat juga dilihat dari nilai-nilai pengamatan dengan selisih yang kecil. Dalam mengurangi tingkat kehilangan gula untuk setiap kali proses produksi maka dilakukan pengendalian kualitas tetes menggunakan diagram kontrol Multivariate Exponentially Weighted Moving Average (MEWMA) dan Multivariate Exponentially Weighted Moving Variance (MEWMV). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabilitas dan rata-rata proses produksi tetes pada fase 1 bulan September 2015 belum terkendali secara statistik. Pembobot optimum mendeteksi pergeseran variabilitas proses diperoleh h=0,7 dan q=0,1 sedangkan rata-rata proses sebesar h=0,8 . Selanjutnya, pada fase 2 bulan Oktober 2015 diketahui variabilitas dan rata-rata proses belum terkendali secara statistik. Setelah dilakukan perbaikan diagram kontrol pada fase 2 diperoleh variabilitas dan rata-rata proses produksi tetes sudah terkendali. Selanjutnya dilakukan perhitungan kapabilitas proses dan diperoleh hasil sebesar 0,9230, sebesar -0,7610 dan sebesar 0,2056. Sehingga proses produksi tetes PG Kremboong Sidoarjo pada bulan Oktober 2015 belum kapabel dari segi akurasi, presisi serta gabungan akurasi dan presisi karena indeks kapabilitas proses yang lebih kecil dari 1.


Keywords


Tetes; Pol; Brix; Indeks Kapabilitas Proses

References