Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Angka Prevalensi Penyakit Kusta di Jawa Timur dengan Pendekatan Spatial Durbin Model

Ernawati Ernawati, I Nyoman Latra, Purhadi Purhadi
Submission Date: 2016-07-18 14:08:46
Accepted Date: 2016-12-19 14:46:55

Abstract


Persebaran penyakit kusta di Provinsi Jawa Timur harus mendapat perhatian lebih karena pada tahun 2012, Jawa Timur merupakan penyumbang penderita kusta tertinggi di antara provinsi lainnya dengan angka prevalensi kusta per 10.000 penduduk sebesar 1,46. Kejadian penyakit menular seperti kusta, perlu mempertimbangkan pengaruh kedekatan kewilayahan (spasial) sehingga penelitian ini juga mempertimbangkan kabupaten/kota di Jawa Tengah yang berbatasan langsung dengan kabupaten/kota di Jawa Timur. Penelitian ini menganalisis faktor-faktor  yang memengaruhi angka prevalensi penyakit kusta di Jawa Timur dengan menggunakan pendekatan Spatial Durbin Model (SDM) yang merupakan bentuk khusus dari metode Spatial Autoregressive Model (SAR). Matriks pembobot yang digunakan adalah Queen Continguity (persinggungan sisi sudut). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model SDM memberikan hasil yang lebih baik daripada metode OLS dan metode SAR dengan nilai R2sebesar 83,05% dan nilai AIC sebesar 89,083. Variabel yang signifikan berpengaruh terhadap angka prevalensi kusta adalah persentase rumah tangga ber-PHBS, kepadatan penduduk, persentase penduduk miskin dan persentase puskesmas per 100.000 penduduk.


Keywords


Angka Prevalensi Kusta; Jawa Timur; Matriks Pembobot; Spatial Durbin Model; Spatial Autoregressive Model

References


Djuanda, A. (1997). KUSTA, Diagnosis dan Penatalaksanaan. Jakarta: Balai Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Dinas Kesehatan. (2012). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur Tahun 2012. Surabaya: Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.

Sarifa. (2014, September 29). (A. Hernawan, Editor) Retrieved Mei 3, 2016, from Lensa Indonesia: http://www.lensaindonesia.com/

Bekti, R. D. (2011). Spatial Durbin Model (SDM) untuk Mengidentifikasi Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Kejadian Diare di Kabupaten Tuban. Surabaya: Tesis Statistika ITS.

Pertiwi, L. D. (2012). Spatial Durbin Model untuk Mengidentifikasi Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kematian Ibu di Jawa Timur. Surabaya: Tugas Akhir Statistika ITS.

Aditie, N. B. (2012). Regresi Spatial Durbin Model untuk Mengidentifikasi Faktor yang Berpengaruh pada Angka Kematian Bayi di Jawa Timur . Surabaya: Tugas Akhir Statistika ITS.

Patmawati. (2015, Septemebr). Faktor Risiko Lingkungan dan Perilaku Penderita Kusta di Kabupaten Polewali Mandar. Buletin Penelitian Kesehatan, 43(3), 207-212.

Juniardi, L. C. (2015). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Kasus Kusta di Jawa Timur pada Tahun 2013 menggunakan Geographically Weighted Binomial Regression (GWNBR). Surabaya: Tugas Akhir Statistika ITS.

Dzikrina, A. M. (2013). Pemodelan Angka Prevalensi Kusta dan Faktor-Fator yang Mempengaruhi dengan Pendekatan Geographically Weighted Regression (GWR). Surabaya: Tugas Akhir Statistika ITS.

Indarto. (2010). Dasar-Dasar Sistem Informasi Geografis. Jember: Jember University Pers.

Draper, N., & Harry, S. (1992). Analisis Regresi Terapan. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka.

LeSage, J. (1999). The Theory and Practice of Spatial Econometrics. http://www.econ.utoledo.edu.

Anselin, L. (1998). Spatial Econometrics: Methods and Models. Netherlands: Kluwer Academic Publishers.

Lee, J., & Wong, D. (2001). Statistical Analysis with Arcview GIS. New York: John Wiley and Sons.

Hu, S. (2012). Akaike Information Criterion. USA: North Carolina State University.

Jariwala, D., Petel, B., Godara, N., & Kantharia, S. (2013, July-Sept). Socio-Demographic and Environmental Correlates of Leprosy : A Hospital Based Cases Control Study. National Journal of Community Medicine, 4(3), 994-1000.

Abdi, G. M. (2014). Pemodelan Prevalensi Kejadian Kusta dengan Pendekatan Spatial Durbin Model-SEM PLS (Structural Equation Modelling Partial Least Square). Surabaya: Tesis Statistika ITS.

Dinas Kesehatan.(2010). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Surabaya : Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.