Pemetaan Angka Gizi Buruk pada Balita di Jawa Timur dengan Geographically Weighted Regression

Aditya Kurniawati, Mutiah Salamah Chamid, Shofi Andari
Submission Date: 2016-07-18 14:36:19
Accepted Date: 2016-12-19 15:37:07

Abstract


Status gizi balita merupakan salah satu indikator dalam menilai derajat kesehatan masyarakat serta tolak ukur kesejahteraan suatu bangsa. Di antara semua provinsi di Indonesia, tingkat angka gizi buruk balita di Jawa Timur termasuk dalam kelompok menengah dan belum dapat memenuhi target Dinas Kesehatan. Selain faktor kesehatan, kemiskinan serta lingkungan juga mempengaruhi angka gizi buruk pada balita, tetapi kondisi kesehatan, lingkungan, dan ekonomi pada tiap kabupaten/kota di Jawa Timur berbeda-beda. Oleh sebab itu pada penelitian ini digunakan pendekatan geografis dalam memodelkan angka gizi buruk pada balita dengan variabel-variabel yang diduga mempengaruhinya. Analisis statistika yang digunakan untuk menyelesaikan masalah ini yaitu geographically weighted regression (GWR) Berdasarkan pengujian heterogenitas spasial, angka gizi buruk pada balita memiliki keragaman antara satu wilayah dengan wilayah lain. Pembobot yang digunakan pada penelitian ini adalah fungsi kernel fixed gaussiandengan AIC sebesar 294,2464. Nilai R2 yang dihasilkan model GWR sebesar 15,04%, nilai ini lebih besar dibandingkan model regresi linier, yaitu sebesar 14,16%. Terbentuk dua kelompok daerah berdasarkan variabel yang signifikan. Kelompok pertama yaitu kabupaten/kota yang berada di bagian timur provinsi Jawa Timur, di mana persentase penduduk miskin berpengaruh terhadap angka gizi buruk balita. Sedangkan kelompok kedua yaitu bagian barat Jawa Timur, di mana persentase penduduk miskin dan persentase posyandu puri berpengaruh terhadap angka gizi buruk balita.


Keywords


Angka Gizi Buruk; Aspek Spasial; GWR

References


UNICEF. (2010). Indonesia Menetapkan Sasaran untuk Memperbaiki Gizi Anak. Dipetik Februari 12, 2016, dari UNICEV Indonesia: http://www.unicef.org/indonesia/id/media_12592.html

Dinas Kesehatan Jawa Timur. (2006). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur Tahun 2006. Surabaya: Dinas Kesehatan Jawa Timur.

Dewi, R. K. (2012). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Angka Gizi Buruk di Jawa Timur dengan Pendekatan Regresi Nonparametrik Spline. Surabaya: Tugas Akhir Jurusan Statistika FMIPA ITS.

Megahardiyani, C. E. (2009). Analisis Regresi Logistik Ordinal untuk Mengetahui Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Status Gizi Balita Masyarakat Nelayan Kecamatan Bulak Surabaya. Surabaya: Tugas Akhir Jurusan Statistika FMIPA ITS.

Saputra, W., & Nurrizka, R. H. (2012). Faktor Demografi dan Risiko Gizi Buruk dan Gizi Kurang. Jurnal Makara, Kesehatan, 16, 95-101.

Ayunin, L. (2011). Pemodelan Balita Gizi Buruk di Kabupaten Ngawi dengan Geographically Weighted Regression. Surabaya: Tugas Akhir Jurusan Statistika FMIPA ITS.

Marchaningtyas, A. P. (2013). Pemodelan Kasus Balita Gizi Buruk di Kabupaten Bojonegoro dengan Geographically Weighted Regression. Jurnal Sains dan Seni ITS, 2, 2337-3520.

Maulani, A. (2013). Aplikasi Model Geographically Weighted Regression untuk Menentukan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kasus Gizi Buruk Anak Balita di Jawa Barat. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Kartika, Y. (2007). Pola Penyebaran Spatial Demam Berdarah Dengue di Kota Bogor Tahun 2005. Bogor: Departemen Statistika FMIPA Institut Pertanian Bogor.

Santoso, F. P. (2012). Faktor-Faktor Eksternal Pneumonia pada Balita di Jawa Timur dengan Pendekatan Geographically Weighted Regression. Surabaya: Tugas Akhir Jurusan Statistika FMIPA ITS.

Draper, N. R., & Smith, H. (1992). Analisis Regresi Terapan Edisi Kedua. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Anselin, L. (1988). Spatial Econometris: Methods and Models. Dordrecht: Kluwer Academic Publishers.

Fotheringham, A. S., Brunsdon, C., & Charlton, M. E. (2002). Geographically Weighted Regression: The Analysis of Spatially Varying Relationship. England: John Wiley and Sons LTd.


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.