Pengaruh Variasi Temperatur Kalsinasi SiO2 terhadap Sifat Kebasahan pada Permukaan Hidrofobik

Roihatur Rohmah, Mochamad Zainuri
Submission Date: 2016-07-22 17:11:33
Accepted Date: 2016-11-23 18:14:55

Abstract


Terinspirasi dengan biomimetic dari daun talas, permukaan hydrophobic dalam penelitian ini dibuat dengan modifikasi kekasaran dari SiO2 (Silika). TEOS (Tetraethyl Orthosilicate) digunakan sebagai sumber silika yang menghasilkan prekursor SiO2 dengan kemurnian 98,3±0,020 %. Prekursor silika diperoleh dari metode sol gel dengan HCL 0,1 M sebagai katalis. Hasil sintesis ini menghasilkan fasa amorf dengan distribusi ukuran partikel 1232 nm. Prekursor SiO2 diberi perlakuan panas dengan variasi temperatur kalsinasi 800, 1000, 1100, 1150, dan 1200 °C dengan waktu tahan selama 2 jam. Fasa silika hasil dari kalsinasi yaitu semua amorphous dengan puncak berada pada sudut ±21 °2θ. Lapisan hydrophobic diperoleh dengan menggunakan spray gun dengan fasa filler silika hasil kalsinasi berupa fasa amorf. Distribusi ukuran partikel filler silika hasil kalsinasi temperatur 800, 1000, 1100, 1150, dan 1200 °C berturut-turut sebesar 534,9 nm, 538,3 nm, 792,7 nm, 564,3 nm, dan 680,9 nm. Sedangkan permukaan dengan sudut kontak air dengan filler silika hasil kalsinasi temperatur 800, 1000, 1100, 1150, dan 1200 °C berturut-turut sebesar  96,86°, 90,71°, 80,33°, 92,52°, dan 90,61°.


Keywords


hydrophobic; sudut kontak air; Tetraethyl orthosilicate (TEOS)

References