Analisis Pola Persebaran ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut) Sebagai Dampak Industri Migas di Kabupaten Bojonegoro Menggunakan Spatial Pattern Analysis dan Flexibly Shaped Spatial Scan Statistic

Niswatul Qona`ah, Sutikno Sutikno
Submission Date: 2016-07-25 10:40:48
Accepted Date: 2016-12-19 20:55:08

Abstract


Salah satu dampak negatif yang dirasakan masyarakat di kawasan eksplorasi migas Bojonegoro adalah banyak yang terserang ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut). Berdasarkan data 10 besar penyakit terbanyak di puskesmas Kabuputen Bojonegoro, penyakit ISPA selalu menduduki peringkat pertama sejak tahun 2010 sampai tahun 2015. Dalam penelitian ini dilakukan pengujian terhadap adanya autokorelasi spasial pada data ISPA tiap kecamatan di Bojonegoro pada tahun 2012-2015. Pengujian secara global menggunakan indeks Moran’s I menunjukkan bahwa terdapat autokorelasi spasial pada tahun 2012 dan 2013 yang siginifikan pada α=5%, pada tahun 2014 dan 2015 signifikan pada α>5% namun tidak sampai lebih dari 15%. Sementara dengan menggunakan indek’s Geary’s C menunjukkan bahwa terdapat autokorelasi spasial pada tahun 2015 yang signifikan pada α=5% dan pada tahun 2012, 2013, 2014 signifikan pada α>5% namun tidak sampai lebih dari 15%. Deteksi hotspot kejadian ISPA tahun 2012 menggunakan pengujian LISA menunjukkan bahwa wilayah yang menjadi hotspot yaitu kuadran I  (HH) meliputi kecamatan Trucuk, Bojonegoro, dan Kapas. Kuadran IV (HL) meliputi kecamatan Tambakrejo. Wilayah dalam kuadran II (LH) merupakan coldspot kejadian ISPA meliputi kecamatan Sukosewu. Sedangkan wilayah dalam kuadran III (LL) meliputi kecamatan Sekar, Ngambon, dan Gondang tergolong wilayah yang aman. Deteksi hotspot kejadian ISPA tahun 2012 menggunakan flexibly shaped spatial scan statistic diperoleh 3 kantong ISPA yang signifikan. Kantong pertama terdiri dari 7 kecamatan yaitu Bojonegoro, Dander, Trucuk, Malo, Kasiman, Padangan, dan Purwosari dengan resiko relatif sebesar 1,413. Kantong kedua hanya terdiri dari 1 kecamatan yaitu Kepohbaru dengan resiko relatif sebesar 1,142. Kantong ketiga terdiri dari 2 kecamatan yaitu Balen dan Sukosewu dengan resiko relatif sebesar 1,079.


Keywords


Bojonegoro; Flexibly Shaped Spatial Scan Statistic; ISPA; Geary’s C; LISA; Moran’s I

References


Khaw, P. (2014). Dampak Industrialisasi Migas Terhadap Lingkungan Bojonegoro. [http://artikelsekolahpenting.blogspot.co.id/2014/11/dampak-industrialisasi-migas-terhadap.html], diakses pada tanggal 15 Desember 2015.

Hasan, R. (2012). Ribuan Warga di Kawasan Blok Cepu Terkena Ispa. [http://www.lensaindonesia.com/2012/10/09/celaka-ribuan-warga-di-kawasan-blok-cepu-terkena-ispa.html], diakses pada tanggal 17 Desember 2015.

LITBANGKES. (2004). Kajian Riset Operasional Intensifikasi Pemberantasan Penyakit Menular Tahun 1998/1999-2003. Jakarta: Direktorat Jendral Pemberantasan Penyakit Menular Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan.

Achmadi. (1993) Faktor Penyebab Penyakit ISPA. Jakarta: Gramedia.

Hidayah, R. N. (2014). Pemodelan Proporsi Kasus Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) bagian Atas pada Balita di Kabupaten Gresik dengan Geographically Weighted Regression. Surabaya: Program Sarjana, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Curtis, J. A., & Lee, A. W. (2010). Spatial Pattern of Diabetes Related SHealth Problems for Vulneral Populations in Los Angeles. USA.

Arrowiyah. (2011). Spatial Pattern Analysis Kejadian Penyakit Demam Berdarah Dengue untuk Informasi Early Warning Bencana di Kota Surabaya. Surabaya: Program Sarjana, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Maghfiroh, F. N. (2014). Pemodelan Kasus Pneunomia Balita di Kota Surabaya dengan GWPR dan Flexibly Shaped Scan Statistic. Surabaya: Program Sarjana, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Lee, J., & Wong, D. W. (2001). Statistical Analysis With Arcview GIS. New York: John Willey & Sons, Inc.

Anselin, L. (2002). Spatial Weights. [http://www.dpi.inpe.br/gilberto/

tutorials/software/geoda/tutorials/w8_weights.pdf], diakses pada tanggal 17 Desember 2015.

Kartika, Y. (2007). Pola Penyebaran Spasial Demam Berdarah Dengue di Kota Bogor tahun 2005. Bogor: Skripsi Program Sarjana tidak dipublikasikan, Institut Pertanian Bogor.

Tango, T., & Takahashi, K. (2005). A flexibly shaped spatial scan statistic for detecting clusters. International Journal of Health Geographics.


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.