Pengaruh Penambahan Ion Sb3+ dalam Analisa Besi dengan Pengompleks 1,10-fenantrolin pada pH 4,5 Menggunakan Spektrofotometri UV-Vis

R. Djarot Sugiarso K. S., A. A. Ngr. Jana Kesawa
Submission Date: 2016-07-25 16:37:04
Accepted Date: 2016-11-23 18:14:55

Abstract


Analisa pengaruh penambahan ion Sb3+ ke dalam kompleks Fe(II)-fenantrolin dalam pH 4,5 dilakukan dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Metode diawali dengan pengukuran panjang gelombang maksimum yang diikuti dengan pembuatan kurva kalibrasi. Nilai panjang gelombang maksimum dicapai pada 508 nm, dan kurva kalibrasi diperoleh dengan persaamaan garis y = 0,1545x + 0,0051 dengan R2 = 0,9962. Pengaruh gangguan dari ion Sb3+ dilakukan dengan mengukur absorbansi kompleks Fe(II)-fenantrolin yang ditambahkan ion Sb3+. Absorbansi terukur digunakan untuk mendapatkan nilai persentase recovery. Didapatkan bahwa pada penambahan sebesar 0.05 ppm,  ion Sb3+ mulai mengganggu analisis Fe(II)-fenantrolin dengan persentase recovery sebesar 75,54%.

Keywords


Fe(II)-fenantrolin; ion Sb3+; pengaruh gangguan; persentase recovery; spektrofotometri UV-Vis

References


Anggraeny, D. 2005. Pengaruh Cu(II) dalam Penentuan Fe pada pH 3,5 dan 8,0 dengan Pengompleks orto-Fenantrolin secara Spektrofotometer UV-Vis. Skripsi: Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Anwar, A. P. 2009. Studi Gangguan Co pada Analisa Besi dengan Pengompleks 1,10- Fenantrolin pada pH 4,5 secara Spektrofotometri UV-Vis. Skripsi: Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Atmajadiningrum, I. 2014. Pengaruh Penambahan Ion K+ dalam Analisis Besi(II) dengan Pengompleks 1,10- Fenantrolin pada pH 4,5 Menggunakan Spektrofotometer UV-Vis. Skripsi: Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Basset, J., Denney, R. C., Jeffery, G. H., Mendham, J. 1991. Vogel’s Textbook of Quantitative Inorganic. London: Longman Group UK Limited.

Dinararum, R. R. 2013. Studi Gangguan Krom(III) pada Analisa Besi dengan Pengompleks 1,10- Fenantrolin pada pH 4,5 secara Spektrofotometri UV-Tampak. Skripsi: Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Miessler, G. L. dan Tarr, D. A. 2003. Inorganic Chemistry, 3rd Edition. Prentice Hall.

Pritasari, A. A. 2010. Studi Gangguan Mn pada Analisa Besi Menggunakan Pengompleks 1,10- Fenantrolin pada pH 4,5 dan 8,0 secara Spektrofotometri UV-Vis. Skripsi: Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Zumdahl, S. S. 1997. Chemistry, 4th Edition. New York: Houghton Mifflin Company.


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.