Analisis Regresi Spline Multivariabel Untuk Pemodelan Kematian Penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Jawa Timur

Reza Mubarak, I Nyoman Budiantara
Submission Date: 2012-08-03 08:29:36
Accepted Date: 2013-01-17 09:40:53

Abstract


Secara global di seluruh dunia, Demam Berdarah Dengue (DBD) telah tumbuh dengan cepat dalam beberapa dekade terakhir.Di Indonesia sendiri, angka penderita penyakit DBD ini sendiri masih tergolong tinggi tiap tahunnya dan hal ini juga terjadi di Jawa Timur. Pada penelitian ini akan diselidiki faktor-faktor yang mempengaruhi persentase kematian pada penderita DBD di Jawa Timur dengan menggunakan analisis regresi Spline. Dari hasil analisis didapatkan bahwa model Spline linier dengan 1 titik knot merupakan model terbaik daripada model spline linier dengan 2 dan 3 titik knot berdasarkan Generalized Cross Validation (GCV) minimum dengan dengan R-Sq sebesar  91.62% dan nilai MSE adalah 0.1823. Variabel-variabel yang signifikan berpengaruh terhadap presentase kematian penderita DBD adalah persentase sarana kesehatan, persentase tenaga kesehatan, rata-rata usia perkawinan pertama, persentase daerah yang berstatus desa, rata-rata lama pemberian ASI eksklusif, persentase penduduk miskin, rata-rata curah hujan, persentase penduduk wanita dibanding total, rata-rata lama sekolah penduduk umur 15 tahun ke atas, angka bebas jentik.

 

 


Keywords


DBD; Spline; Knot; GCV

Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.