Potensi Fermentasi Etanol Isolat Yeast Tanah yang Diisolasi dari Kabupaten Jember, Jawa Timur

Indira Rizqita Ivanesthi, Sri Nurhatika, Anton Muhibuddin
Submission Date: 2016-08-04 21:22:24
Accepted Date: 2016-11-23 18:14:55

Abstract


Salah satu kelompok mikroorganisme tanah adalah yeast, yang dikenal memiliki rentang ekologi cukup luas dan mampu hidup pada daerah ekstrim. Berdasarkan sifat metabolismenya yeast dapat dibedakan atas dua kelompok yaitu bersifat fermentatif dan oksidatif. Jenis fermentatif dapat melakukan fermentasi yaitu memecah gula menjadi etanol, asam laktat dan gas. Tujuan dari penelitian ini adalah menguji potensi isolat yeast tanah yang diisolasi dari tanah di Kabupaten Jember, Jawa Timur dalam fermentasi etanol dan mengetahui konsentrasi gula serta waktu yang terbaik untuk fermentasi etanol untuk masing-masing isolat. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah perhitungan tingkat produksi etanol yang dihasilkan dengan menggunakan kadar glukosa 10%, 15% dan 20%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolat Candida sp. 1 dan Candida sp. 3 memiliki potensi untuk menghasilkan etanol. Kadar etanol tertinggi yang dihasilkan oleh Candida sp. 1 adalah 56% sedangkan pada Candida sp. 3 adalah 70%. Waktu yang optimum untuk proses fermentasi etanol yeast Candida sp. 1 dan Candida sp. 3 adalah 24 jam.

Keywords


etanol; fermentasi; gula; yeast

References


Fardiaz, S. “Mikrobiologi Pangan I”. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta (1992).

Van Dijken, J.P, Scheffers, W. A. 1986. “Redox Balances in the Metabolism of Sugars by Yeasts”. FEMS microbiology letters 32(3-4) 199-224.

Tanaka, T., M.T. Suzuki, N. Takashi, W. Daengsubha, M. Chaowsangket, P. Suyanandana, M. Watanabe, K. Ohno, T. Murayama, H. Iino, and M. Kozaki. “Amylolytic Yeasts of Indonesian Koji-cake; Ragi”. Tokyo: Report in graduation work at Showa Women’s University (1990)

Ardhana, M.M. and G.H. Fleet. “The Microbial Ecology of Tape Ketan Fermentation”. International Journal of Food Microbiology 9: 157-165 (1989).

Lansane, B.K., G. Vijayalakshi, M.M. Krishnaiah. 1997. “Yeast and energy; The production of fuel-grade ethanol. In: Spencer, J.F.T. and D.M. Spencer. (ed.). Yeasts in Natural and Artificial Habitats”. Springer Verlag. Berlin (1997).

Kurtzman, C.P. and W.F. Jack. “The Yeast A Taxonomic Study. Elsivier”. NewYork (1998).

Muhibuddin, A dan Sastrahidayat, I.R. “Soil Drive Nutrients Creation through Alternate Host System Propagation of VAM to Support Selective Exploration of Microbial Fermentation”. Universitas Brawijaya. Malang (2015)

Harley, J.P., L. and Prescott, M. “Laboratory Exercises in Microbiology Fifth Edition”. McGraw-Hill Companies. New York (2002)

Wickerham. “Phylogeni and Biochemistry of the Genus Hansenula". Research Laboratory 26: 382-397 (1951).

Mahreni dan Sri Suhenry. “Kinetika Pertumbuhan Sel Saccharomyces cerevisiae Dalam Media Tepung Kulit Pisang”. Seminar Rekayasa Kimia dan Proses, ISSN: 1411-4216 (2011).

Lisnawati Y. “Aktivitas antioksidan Vitamin C dan teh hijau berdasarkan resistensi etanol pada sel khamir Candida sp.” Skripsi. FMIPA IPB.Bogor (2004).

Cheng, N.H, Masitah, H., Andri, C.K., Chew, F.L. and Margaret, T. “Production of Ethanol by Fed-Batch Fermentation”. J. Sci. & Technol. 17 (2): 399 – 408 (2009).

Judoamidjojo, M. “Teknologi Fermentasi”. Rajawali Press: Jakarta (1990)

Elevri, P.A dan Putra, S. R. 2006. “Produksi Etanol Menggunakan Saccharomyces cerevisiae yang Diamobilisasi dengan Agar Batang”. Akta Kimindo, Vol. 1, No. 2, hal: 105-114 (2006)

Van Dijken, J.P, Ruud A. W. and Jack T.P. “Kinetics of Growth and Sugar Consumption in Yeast”. Antonie van Leeuwenhoek 63: 343-352 (1993).

Arifa, T., Madiha, A., and Tasnim, F. “EFFECT OF CULTURAL CONDITIONS ON ETHANOL PRODUCTION BY LOCALLY ISOLATED SACCHAROMYCES CEREVISIAE BIO-07”. J. App Pharm 3(2): 72-78 (2010).


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.