Desain Museum Al Qur’an dengan Pendekatan Semiotik Melalui Tema Bercerita

Siti Hanifah, Hari Purnomo
Submission Date: 2012-08-09 10:23:06
Accepted Date: 2013-01-17 09:13:53

Abstract


Pendidikan yang dengan ini melihatnya tidak sejalan dengan kesempurnaan akhlak/moral. Degradasi akhlak ini dapat dilihat pada berbagai kasus amoral yang seringkali disiarkan oleh media cetak maupun elektronik. Di lain pihak, kepadatan kota Surabaya menjadikan penduduknya haus akan fasilitas rekreasi, namun kenyataannya tempat rekreasi yang ada kurang mengandung unsur edukasi, bahkan dijadikan tempat untuk melakukan perbuatan yang tidak bermoral. Museum Al Qur’an, dengan konsep penyampaian isi Al Qur’an adalah alternatif solusi dakwah agama Islam di kota Surabaya. Museum Al Qur’an dihadirkan dengan memamerkan isi kandungan dari Al Qur’an mulai dari Tauhid, sejarah, dan nama-nama Allah, yaitu dengan memunculkan suasana yang sesuai dengan isi kandungan Al Qur’an. Untuk mencapai itu semua pendekatan yang digunakan adalah teori semiotik melalui tema yaitu “Bercerita”. Dengan adanya museum ini, pengunjung dapat memahami isi kandungan Al Qur’an secara umum, dan diharapkan memiliki ketertarikan untuk mempelajari lebih mendalam mengenai ajaran Al Qur’an.


Keywords


edukasi; fasilitas rekreasi; Museum Al Qur’an

Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.