Peningkatan Efisiensi Aktifitas IPQC Inspector dengan Pendekatan Lean Six Sigma Di PT. “X”

Shulton Mawardi, Haryono Haryono, Lucia Aridinanti
Submission Date: 2012-08-14 14:21:35
Accepted Date: 2013-01-17 09:33:49

Abstract


IPQC Inspector merupakan petugas yang mela-kukan proses kontrol untuk parameter produksi. Peran In process quality control (IPQC) Inspector di PT. X sangat penting, karena kualitas produksi dapat diketahui dari hasil proses kontrol yang dilakukan IPQC Inspector. Saat ini terjadi peningkatan permintaan  lampu di PT. “X”, hal ini menyebabkan tugas IPQC Inspector semakin padat sehingga waktu untuk menginspeksi  lampu juga bertambah bahkan melebihi shift jam kerja. Oleh karena itu perlu dilakukan analisis untuk meningkatkan efisiensi aktifitas IPQC. Metode lean six sigma digunakan untuk mengurangi variasi proses serta mereduksi pemborosan-pemborosan yang terjadi untuk me-ningkatkan efisiensi kerja. Tahapan pada lean six sigma adalah dilakukan pengukuran kerja (stopwatch time study) untuk mengetahui waktu standar dan produktivitas IPQC Inspector, sedangkan cara untuk mengeliminasi pemborosan dan me-ningkatkan produktifitas kinerja IPQC Inspector digunakan metode value stream analysis tools (VALSAT). Dalam konsep lean six sigma terdapat tujuh macam pemborosan (seven waste), akan tetapi hanya pemborosan tipe transportation, defect, motion, unappropriate processing dan waiting yang dapat dieliminasi me-lalui pengukuran kerja. Diketahui waktu standar IPQC Inspector 35,32 menit dengan  pemborosan yang paling banyak terjadi adalah tipe pemborosan transportasi sebesar 34,8 %. Dengan metode VALSAT kemudian dibuat improvement berupa usulan perbaikan metode dan tata letak area kerja IPQC. Usulan perbaikan tersebut didapatkan future state berupa pengurangan waktu aktifitas IPQC Inspector sebanyak 5.59 menit atau 15,8% dari waktu standar awal.

 

 


Keywords


IPQC inspector; Lean six sigma; VALSAT; Waktu Standar; Waste

Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.