Analisa Strategi Pemasaran Produk Kosmetik Wardah Dengan Pendekan SWOT-AHP (Analytic Hierarchy Process)

Anugerah Bimo Prakoso, Nugroho Negoro
Submission Date: 2017-01-25 14:18:12
Accepted Date: 2017-03-17 10:28:10

Abstract


Saat ini perkembangan industri kosmetik di Indonesia berkembang pesat. Potensi-potensi dalam industri kosmetik menimbulkan timbulnya persaingan dalam industri tersebut. Agar perusahaan dapat bertahan diperlukan strategi pemasaran yang baik guna memanfaatkan potensi tersebut. Untuk dapat melakukan hal tersebut perusahaan harus mengetahui kondisi internal dan eksternal perusahaan yang dapat mempengaruhi strategi pemasaran tersebut. Analisis SWOT (strength, weakness, opportunity, threat) adalah alat perencanaan strategis yang cocok untuk digunakan untuk mengetahui faktor-faktor tersebut. Metode AHP (analitic hierarchy process) digunakan untuk menentukan penting atau tidaknya sebuah faktor dalam SWOT. Penelitian ini menggunakan analisis SWOT-AHP untuk menentukan tingkat kepentingan faktor-faktor yang mempengaruhi strategi pemasaran perusahaan. Objek penelitian ini adalah kosmetik Wardah, yang saat ini merupakan satu-satunya kosmetik halal di Indonesia. Terdapat dua strategi alternatif in house dan outsourcing. Hasil penelitian yang diperoleh adalah alternatif in house atau strategi pemasaran yang sudah dilakukan oleh kosmetik Wardah. In house juga terbukti efektif diterapkan di perusahaan kosmetik.

Keywords


Industri Kosmetik; SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat); AHP (Analitic Hierarchy Process); SWOT-AHP

References


Badan Pusat Statistik. (2014, Februari 18). Proyeksi Penduduk menurut Provinsi, 2010-2035 (Ribuan). Dipetik September 29, 2016, dari Badan Pusat Statistik: https://www.bps.go.id/linkTabelStatis/view/id/1274

Markplus.inc. (2016, Januari 12). Halal and herbal - The Two Emerging Buzzwords in Indonesia's Cosmetic Market. Dipetik Oktober 31, 2016, dari Markplus.inc: http://www.markplusinc.com/halal-and-herbal-the twoemerging-buzzwords-in-indonesias-cosmetics-market/

Rangkuti, F. (2006). Analisis SWOT, Tekhnik Membedah Kasus: Reorientasi Konsep Perencanaan Strategis untuk Menghadapi Abad 21. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Saaty, T. L. (2008). Decision Making With the Analytic Hierarchy process. International Journal of Services Sciences , 1 (1), 83 - 98.

Wongleedee, K. (2015). Marketing Mix and Purchasing Behavior for Community Products. 7th World Conference on Educational Sciences, (WCES-2015). 197, hal. 2080 - 2085. Athena: Procedia Social and Behavioral Sciences.

World bank 2016. Laporan Triwulanan Perekonomian Indonesia, Juni 2016: Tangguh Berkat Reformasi. Dipetik Desember 30, 2016, dari Worldbank: http://www.worldbank.org/in/country/indonesia/publication/indonesia-economic quarterly-june-2016-resilience-through-reforms pertumbuhan ekonomi indonesia 5,1%


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.