Penanganan Anak Korban Kekerasan dengan Menggunakan Metode Ecobehavior

Gagas Dio Agil Liyanto, Nur Endah Nuffida
Submission Date: 2017-01-26 16:07:52
Accepted Date: 2017-03-17 10:28:11

Abstract


Anak yang mengalami kekerasan akan mengalami dampak dengan gejala berbagai macam dan berbeda-beda tergantung kejadian yang dialami korban. Namun pada umumnya akan memiliki dampak seperti mudah marah, tempramental, stres yang dilampiaskan ke tindakan kasar, trauma, merasa cemas yang berkelanjutan, depresi, pendiam, sensitif, cenderung menarik diri kehidupan sosial, bahkan yang paling parah adanya kecenderungan untuk melakukan bunuh diri karena tidak sanggup menananggung peristiwa yang dialaminya. Perlu adanya penanganan fasilitas yang dapat mendukung proses terapi dan memperbaiki perilaku anak. Dan juga dapat mempersiapkan anak untuk kembali ke lingkungan sosial mereka seperti semula. Objek rancang yang mewadahi respon tersebut adalah Fasilitas Rehabilitasi Anak Korban Kekerasan yang menggunakan metode ecobehavior sebagai penananganannya. Dengan menerapkan metode desain Rationalist Approaches, serta pendekatan Behavior Setting dan Architecture for Children, metode ecobehavior tersebut dapat dihadirkan kedalam fasilitas yang memiliki elemen-elemen arsitektur menyesuaikan kebutuhan dari pengguna.

Keywords


Kekerasan; Anak; Ecobehavior; Perilaku; Arsitektur.

References


Setiawan, Davit. 2015 . KPAI: Pelaku Kekerasan Terhadap Anak Tiap Tahun Meningkat [Online], (http://www.kpai.go.id/berita/kpai-pelaku-kekerasan-terhadap-anak-tiap-tahun-meningkat/,diakses tanggal 15 Agustus 2016).

Lutzker, John R. (1997), Handbook of Child Abuse Research and Treatment, University of Judaism; Los Angeles.

Jormakka, Kari. (2008), Basics Design Method, Birkhäuser.

Laurens, J. Marcella (2004), Arsitektur dan Perilaku Manusia, Jakarta.

Scott, Sarah (2010), Architecture for Children, Australia.


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.