Penjara, Batas, dan Persepsi: Penggabungan Ruang Publik dengan Penjara untuk Mengubah Stigma Negatif Masyarakat

Muhammad Siraj Darami, Endy Yudho Prasetyo
Submission Date: 2017-01-26 20:43:40
Accepted Date: 2017-03-17 10:28:11

Abstract


Sebagian besar masyarakat menafsirkan kata penjara sebagai tempat bagi orang-orang yang mutlak berdosa sehingga membentuk pandangan bahwa orang-orang yang keluar dari penjara adalah orang-orang yang harus dihindari dalam pergaulan sehari-hari. Padahal penjara memiliki peran besar terhadap rehabilitasi narapidana demi terciptanya keadilan serta keamanan bagi masyarakat. Demi mengubah persepsi masyarakat serta narapidana terhadap penjara, maka perlu adanya keterlibatan masyarakat terhadap penjara tersebut. Penjara bukan lagi hanya untuk merehabilitasi narapidana dari tindakan kejahatannya, tapi juga mempersiapkan narapidana untuk terjun langsung berkehidupan bermasyarakat pasca menjalani hukuman penjara. maka dari itu area penjara harus dapat dijangkau masyarakat tanpa menghilangkan kaidah keamanan penjara tersebut agar masyarakat dapat merasakan kebermanfaatan penjara dan ikut serta dalam mengembalikan narapidana untuk berkehidupan bermasyarakat. Pada akhirnya hal tersebut akan mengubah persepsi masyarakat terhadap penjara dan narapidana serta persepsi narapidana terhadap penjara itu sendiri.

Keywords


batas; masyarakat; narapidana; penjara; persepsi; sosiologi

References


Haney, Craig. “The Psychological Impact of Incarceration: Implications for Post-Prison Adjustment. U.S. Department of Health and Human Services The Urban Institute. (2001).

Sunarto, Kamanto “Pengantar Sosiologi”. Jakarta: Lembaga Penerbitan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. (2004).

Mauer, Mark. “Thinking About Prison and its Impact in the Twenty-First Century”. Ohio State Journal Of Criminal Law. (2005).

Ellin, Nan “Architecture of Fear”. New York: Prineton Architectural Press, Inc. (1997).


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.