Urban Escape: Ruang Publik Pereda Stres Masyarakat Jakarta

Natasha Ayu Haryani, Wahyu Setyawan
Submission Date: 2017-07-28 14:30:03
Accepted Date: 2017-12-31 15:38:18

Abstract


Jakarta merupakan kota yang berkembang pesat, infrastruktur yang terus berkembang, memicu kepadatan kota yang terus meningkat, seakan tidak menyisakan tempat bagi penduduknya untuk bernafas. Kondisi ini memicu banyak permasalah urban yang baru, yaitu stress.

Terdapat kaitan erat antara ruang dan kesehatan psikologis manusia, bagaimana arsitektur dapat berperan dalam membantu proses penyembuhan kondisi tertentu melalui stimuli yang memicu pelepasan hormon dari otak manusia. Sehingga, dibutuhkan sebuah wadah yang dapat diakses seluruh lapisan masyarakat untuk membantu meredakan stress. Dengan menghadirkan sebuah arsitektur yang berfungsi sebagai ruang publik, diharapkan menjadi langkah yang tepat.

Dengan menggunakan pendekatan healing garden oleh Roger ulrich dipadukan dengan nilai-nilai di dalam buku healing spaces oleh Esther Sternberg, desain akan menekankan konektivitas antara bangunan serta suasana alami baik secara langsung dan tidak langsung. Berbentuk taman kota, desain akan dapat mewadahi beberapa aktivitas dengan suasana tertentu yang dinilai dapat membantu penyembuhan dari sisi psikologis atau pengobatan non medis masyarakat Jakarta.


Keywords


healing gardens; urban stress; natural environment; Ruang Publik

References


Sternberg, Esther. 2009.Healing spaces: the science of place andwell being

Brown, Gayle Souter. 2015. Landscape and urban design for health and well being

Laurens, Joyce Marcella.2004.Arsitektur dan Perilaku Manusia, Grasindo, Jakarta.

Beggs ,Jennifer Lynda.(2015). Healing through Architecture.(Online). 35-41, 48-49. Tersedia : https://uwspace.uwaterloo.ca/bitstream/10012/9591/3/Beggs_Jennifer_Updated.pdf (12 November 2016)


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.