Desain Ruang Relaksasi untuk Stres di Perkotaan dengan Penerapan Biophilic Design

Ikvan Romadhani, Wawan Ardiyan Suryawan
Submission Date: 2017-07-30 21:05:28
Accepted Date: 2017-12-31 15:38:18

Abstract


Stres merupakan hal yang selalu dialami oleh setiap orang apalagi di daerah perkotaan. Banyak sekali hal-hal yang dapat mempengaruhi manusia menjadi stres. Faktor-faktor yang mempengaruhi stres dapat berasal dari lingkungan maupun individu itu sendiri. Stres itu sendiri merupakan bagian dari kehidupan manusia sehingga sangat sulit untuk dihindari. Stres dapat dikurangi dengan berbagai cara. Seperti melakukan beberapa aktivitas yang dapat membantu mengurangi stres contohnya berlibur, berolahraga, bermain, melakukan relaksasi dan lainnya. Oleh karena itu objek arsitektur yang diusulkan untuk mewadahi aktivitas tersebut yang berupa sebuah healing space atau tempat relaksasi, dimana objek arsitektur yang dirancang dapat membantu mereduksi tingkat ke-stres-an dan menciptakan suasana yang tidak membuat seseorang menjadi stres di lingkungan kota itu sendiri.

Keywords


biophilic design; healing space; ruang relaksasi; stres; stres perkotaan

References


Ilham. (2012). Psikologi Lingkungn Perkotaan. 10 Oktober 2016. http://www.kuliahpsikologi.com/psikologi-terapan/psikologi-lingkungan-perkotaan/

Green, T. B. (2014). 14 Patterns of Biophilic Design. New York.

Schaller, B. (2012). Architectural Healing Environment. Syracuse iversity.

Duerk, D. (1993). Architectural Programming: Information Management for Design. New York: Van Nostrand Reinhold.


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.