Pendekatan Arsitektur Hijau pada Rancangan Kampung Wisata Budaya Tengger

Ainiyah Intan Permatasari, Wawan Ardiyan Suryawan
Submission Date: 2017-07-31 15:36:40
Accepted Date: 2017-12-31 15:38:18

Abstract


Salah satu wujud kebudayaan berupa aktivitas yang bisa dikatakan hampir punah ialah kebudayaan yang dilakukan oleh suku Tengger. Di sisi lain, Gunung Bromo memiliki keindahan alam yang luar biasa dikenal hingga mancanegara. Sebagai suku yang tinggal di kawasan wisata, masyarakat Tengger harus mampu memanfaatkan sektor pariwisata untuk melestarikan kebudayaan serta mengembangkan perekonomian mereka di bidang tersebut. Konsep kampung wisata budaya dipilih untuk dapat mengatasi isu tersebut. Kampung berfungsi untuk lebih mendekatkan masyarakat asli suku Tengger dengan wisatawan. Adanya kampung wisata budaya ini diharapkan agar warga dapat melestarikan kebudayaannya dengan nyaman dan wisatawan dapat belajar, melihat, dan merasakan langsung kebudayaan tersebut karena mereka bisa hidup berdampingan dengan penduduk asli Tengger. Pendekatan Arsitektur Hijau dipilih untuk lebih memperhatikan kondisi eksisting tapak serta masyarakat Tengger sebagai user.

Keywords


Arsitektur Hijau;, Kampung; Kebudayaan; Tengger

References


Biro Hukum dan Komunikasi Publik. Menpar Bersama Gubernur dan Bupati Membahas 10 Destinasi Pariwisata Prioritas. 8 Oktober 2016. http://kemenpar.go.id/asp/detil.asp?c=16&id=3142

Brenda and Robert Vale. (1991). Green Architecture Design for Sustainable Future. London: Thames & Hudson.

Suyono, R. P. (2009). Mistisme Tengger. Yogyakarta: LKIS.

Widyaprakosa, S. (1994). Masyarakat Tengger: Latar Belakang Daerah Taman Nasional Bromo. Yogyakarta: Kanisius.

Antariksa. Kearifan Lokal Masyarakat Suku Tengger dalam Pemanfaatan Ruang dan Upaya Pemeliharaan Lingkungan. 13 Desember 2016. http://antariksa.lecture.ub.ac.id/2011/03/

Machmud, M. (2003). Mitos dan Adat Istiadat Masyarakat Tengger. Agama Tradisional: Potret Kearifan Hidup Masyarakat Samin dan Tengger. Yogyakarta: LkiS.


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.