Metode Hybrid dalam Perancangan Terminal Kampung Melayu Jatinegara, Jakarta Timur

Muhammad Nuril Ardan, Angger Sukma Mahendra
Submission Date: 2017-07-31 22:10:05
Accepted Date: 2017-12-31 15:38:18

Abstract


Kota dengan segala perkembangannya menarik orang dengan segala etnis, suku dan budayanya untuk hijrah dari desa ke kota. Hal ini menjadikan komposisi kota semakin heterogen dan beragam. Heterogenitas inilah yang kemudian secara tidak langsung menciptakan “batasan” (red. Segregasi) antar kelompok tertentu (dalam hal ini etnis) dalam kawasan perkotaan. dan hal ini pula yang memungkinkan terjadinya konflik perkotaan.

Heterogenitas perkotaan perlu di biaskan (red. Agregasi). Agar kota tetap kondusif dengan segala kompleksitasnya. Dengan menggunakan pendekatan ruang dan aktivitas manusia yang beragam karakteristik etnis, diharapakan batasan-batasan tersebut akan terbiaskan. Melalui arsitektur yang berorientasi pada penyelesaian permsalahan sosial, perancangan pasar dan terminal sebagai ruang interaksi di masyarakat menjadi bagian dari respons segregasi. Dengan pendekatan agregasi dan penyelesaian melalui metode hybrid, rancangan arsitektur diupayakan menjadi rancangan yang interaktive dan bermanfaat


Keywords


Segregasi; Agregasi; Arsitektur; Hybrid

References


Huda. (2015). 68% penduduk indonesia diramalkan sesaki kota pada 2025.[Online].Website:http://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20150126124532-78-27377/68-persen penduduk-indonesia-diramalkan-sesaki-kota-pada-2025/

Peraturan Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Rencana Detail Tata Ruang Dan Peraturan Zonasi

Melati, Putri. (2014). Memahami teori interaksi sosial. [Online].

Website:http://ensiklo.com/2015/08/memahami-teori-interaksi-sosial/

(Jurnal Arsitektur UNSRAT) D.S. Rompis, Febriana dan Sangkertadi.“Hibridisasi Fungsi Pasar Tradisonal dan Mall, Suatu Studi Imajinatif”.Journal.

Surasetja, Irwan. 2007. Bahan Ajar Pengantar Arsitektur : “Fungsi, Ruang, Bentuk Dan Ekspresi Dalam Aristektur”. Jakarta: Arena press

Jencks, C. 1997. Theory And Manifestoes. Academy Edition. New York.

Ikhwanuddin. 2005. Menggali Pemikiran Postmoderisme Dalam Arsitektur. Gajah Mada University Press. Jogyakarta.

Pena, William. 2001. Fourth edition: problem seeking an architectureal programming primer. New York: HOK Group, Inc.

Neufert, Ernest. 1996. Data Arsitek 1. Jakarta: Erlangga


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.