Kampung Gajah: Penginapan Safari dengan Pendekatan Arsitektur Hijau dan Arsitektur Organik

Yuniar Syahnez Muyassharah, Asri Dinapradipta
Submission Date: 2017-08-02 08:28:27
Accepted Date: 2017-12-31 15:38:19

Abstract


Menurut penelitian WRI (World Resource Institute) 30% dari keseluruhan hutan di bumi telah hilang, sementara 20% telah terdegradasi, sedangkan sebagian besar sisanya telah terfragmentasi dan hanya menyisakan 15% hutan yang benar-benar utuh.  Taman Nasional Tesso Nilo ( TNTN ) di Riau, Indonesia, merupakan salah satu hutan yang mengalami degradasi dan fragmentasi terbesar di Indonesia. Menyusutnya luas hutan ini menyebabkan binatang-binatang kehilangan tempat tinggal dan mendatangi pemukiman manusia untuk mencari makan atau sekedar melewati wilayah yang seharusnya miliknya. Salah satu binatang yang mengalami penurunan populasi yang tinggi akibat perubahan fungsi hutan adalah gajah. Penurunan populasi ini disebabkan oleh konflik gajah dan manusia yang menyebabkan manusia membunuh gajah untuk melindungi wilayahnya. Obyek rancangan arsitektur ini diharapkan dapat menjadi media penengah pada konflik gajah dan manusia dengan cara mendekatkan gajah dan manusia. Melalui pendekatan arsitektur hijau dan arsitektur organic, obyek rancang diharapkan dapat mengurangi dampak negatif serta dapat menyatu pada lingkungan sekitarnya.

Keywords


arsitektur hijau; arsitektur organik; ekologi; gajah

References


] Pusat Konservasi Alam Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam Departemen Kehutanan Republik Indonesia, (2006). 50 Taman Nasional Indonesia. Bogor.

] Snyder, James C. Catanese, Anthony J. (1979). Inroduction to Architecture; McGraw-Hill.

] Wright, Frank Lloyd. Gutheim, Frederick. Editor. (1908-1952). In the Cause of Architecture: Essays by Frank Lloyd Wright for the Architectural Record. New York; McGraw-Hill, 1975.

] Kaufman, Edgar. Raeburn, Bea. (1969). Frank Lloyd Wright: Writings and Buildings. Cleveland; The World Publishing Company

] Lagro, James A. Site Analysis: a contextual approach to sustainable land planning and site design; John Wiley & Sons, Inc.

] Yudelson, Jerry. (2007). Green building A to Z : understanding the language of green building. Canada; New society

] Day, Christoper. (1990). Place of the Soul: Architecture and Environmental Design as a Healing Art; Architectural press

] Jones, J. Christopher. (1984). Developments in design methodology; John Wiley & Sons Ltd.

] Neufert, Peter. Ernst. Architect data’ third edition.

] Taylor, Barbara. (2013). Incredible Elephants; Annes publishing Ltd


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.