Membentuk Kedisiplinan Dengan Menghadirkan Ruang Koreksional dan Pembinaan Anak

Ersiana Nurul Ismah, Rullan Nirwansjah
Submission Date: 2017-08-03 07:22:35
Accepted Date: 2017-12-31 15:38:19

Abstract


“All Human being are born free and equal in dignity and rights”, artinya adalah setiap manusia dilahirkan merdeka (bebas) dan mempunyai hak yang sama. Pengakuan HAM yang telah diakui secara universal dan dirumuskan dalam Universal Declaration of Human Rights (UDHR) ini menunjukkan bahwa HAM merupakan hak asasi yang melekat pada diri setiap manusia tanpa membedakan jenis kelamin, umur, status, ras, kebangsaan, ataupun perbedaan lainnya. Namun, wadah bagi anak yang melanggar hukum

Hak asasi manusia setiap orang juga harus dihormati meskipun orang-orang tersebut melanggar hukum. Hak asasi manusia dan perilakunya juga menjadi sebuah tolak ukur dalam merancang sebuah bangunan. Dari isu-isu tersebut menghasilkan sebuah rancangan arsitektur yang juga diharapkan dapat membantu rehabilitasi dari anak yang melanggar hukum sehingga bisa diterima kembali di masyarakat dan menjadi pribadi yang lebih baik.


Keywords


HAM; Koreksional; Pembinaan; Disiplin; Pengawasan

References


Republik Indonesia. 2014. Keputusan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor PAS-14.OT.02.02 Tahun 2014 Tentang Standar Pelayanan Pemasyarakatan.

Ditjen PAS. 2013. Data Terakhir Jumlah Penghuni Per-UPT pada Knawil. Sistem Data Base Pemasyarakatan [Online]. Tersedia: http://smslap.ditjenpas.go.id/public/grl/current/monthly

Foucault, Michel. 1995. Discipline And Punish, The Birth of The Prison. Random House, Inc : New York

Michel Foucault, Arkeologi Ilmu-ilmu Kemanusiaan, B. Priambodo & Pradana Boy (Penterj.) (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2007), pp. 394-395.

Setyawan, Davit. 2014. “KPAI: Anak Terlibat Kriminalitas karena Terinspirasi Lingkungan Tak Ramah Anak. 3 Desember 2016.

http://www.kpai.go.id/berita/kpai-anak-terlibat-kriminalitas-karena-terinspirasi-lingkungan-tak-ramah-anak/

Margareta. “Anak dalan Setting Koreksional: Pembenahan Pembinaan Anak di Lapas Anak Tangerang”. 10 Oktober 2016. https://psikologiforensik.com/2015/01/30/anak-dalam-setting-koreksional-pembenahan-pembinaan-anak-di-lapas-anak-tangerang/


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.