Desain Interior Hotel Dengan Konsep Budaya Peranakan Cina (Pengaplikasian Wayang Potehi Pada Interior Hotel)

Hana Khairunnisa, Anggri Indraprasti
Submission Date: 2017-08-03 07:54:59
Accepted Date: 2017-12-31 15:38:19

Abstract


Semarang merupakan kota metropolitan terbesar ke-lima setelah Jakarta, Surabaya, Medan dan Bandung.Hotel Tentrem Semarang adalah hotel bintang lima dandijadikan bahan studi pada riset ini. Keanekaragaman budaya di Semarang sangat beragam dan menarik dieksplor. Karena banyak pendatang dan menghasilkan budaya baru, contohnya kebudayaan Cina. Pendatang di Semarang mayoritas berasaldari etnis Cina sehingga membentuk banyak hasil kebudayaan akulturasi antara Cina dan Jawa. Keberadaan Hotel Tentrem berada di tengah kota,mencakup Jln. Gajahmada – Jln. Pemuda – Jln. Pandanaranhingga bertemu di kawasan Simpang Lima Semarang. Hal inimenyebabkan potensi bersaingnya antar hotel untuk mengembangkan bisnisnya. Hotel sekitar Simpang LimaSemarang mempunyai desain interior yang kontemporer dan modern. Hotel Tentrem merupakan hotel bintang lima dan mempunyai standar interior hotel yang membawa budaya Jawa. Dalam riset ini, metode yang digunakaan ialah metode pendekataan budaya Cina, yaitu Wayang Potehi. Wayang Potehi merupakan wayang pertama hasil akulturasi danasimilasi budaya Cina yang lahir dan berkembang di tanah Jawa. Dengan tujuan mengenalkan Wayang Potehi pada masyarakat luas, dan meningkatkan daya jual Hotel Tentrem karena menjadi ciri khas dari hotel tersebut. Pada interior hotel mengaplikasikan bentuk yang sesuai dengan permintaan konsumen di pasaran, yaitu kontemporer modern. Namun untuk meningkatnya daya saing, memadukan konsep budaya Peranakan Cina dengan mengaplikasikan Wayang Potehi pada interior hotel. Pada lobby mengambil suasana pementasan Wayang Potehi, dan pada guestroom mengambil suana ’tentrem’ atau tenang namun dengan bentuk baju karakter Wayang Potehi dansimbol-simbol Cina pada elemen interior.

Keywords


Hotel; Interior; Budaya

References


A Rutes, Walter and Richard Penner. 1985. Hotel Planning and Design. Architectural Press Ltd, New York.

Hattrell, W.S. and Partner. (1962). Hotels, Restaurants, Bars. New York: Reinhold Publishing Corporation.

Keputusan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata No.KM.3/HK.001/MKP .02, 2002. Penggolongan Kelas Hotel.

Knapp, Ronald G. The Peranakan Chinese Home Art Culture in Daily Life. Hong Kong: Tuttle Publishing.

Marlina, Endy. (2008). Panduan Perencangan Bangunan Komersil. Yogyakarta: Penerbit ANDI.

Panero, Julius and Zelnik Martin. (1979). Human Dimension & Interior Space. New York: Whitney Library of Design.


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.