Penerapan Konsep Kemaritiman yang Edukatif pada Desain Interior Daycare Dharma Wanita Persatuan Setda Kota Surabaya

Erlia Putri Imansari, Prasetyo Wahyudie
Submission Date: 2017-08-03 12:04:38
Accepted Date: 2017-12-31 15:38:19

Abstract


Pada era globalisasi yang sudah menjunjung tinggi kesetaraan jenis kelamin dalam dunia kerja memberikan banyak kesempatan bagi wanita untuk menggeluti perannya dalam meniti karir. Namun banyak wanita yang mengalami kendala pengasuhan anak saat akan ditinggal bekerja. Dalam hal tersebut, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sekretariat Daerah (Setda) Kota Surabaya yang beranggotakan istri Pegawai Negeri Sipi (PNS) juga menemui kendala serupa. Sedangkan dalam hal pekerjaan, mereka dituntut untuk aktif berpartisipasi pada berbagai kegiatan yang diselenggarakan. Oleh karena itu, organisasi ini berinisiatif untuk membangun sebuah daycare termasuk interiornya, guna memenuhi kebutuhan pengasuhan anak dengan tujuan memberdayakan keluarga Aparatur Sipil Negara (ASN).

Perencanaan desain interior Daycare DWP Setda Kota Surabaya ini berdasarkan observasi studi eksisting lapangan, depth interview dengan penanggung-jawab harian, penyebaran kuisioner, serta analisa kebutuhan pengunjung. Melalui beberapa metode diatas maka didapatkan sebuah konsep Desain Interior Daycare DWP Setda Kota Surabaya dengan Konsep Kemaritiman yang Edukatif. Perencanaan konsep ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas berupa penambahan fasilitas ruang yang dibutuhkan, menciptakan ruang interior yang mendukung perkembangan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik pada anak, sekaligus menjadi tempat bermain yang menyenangkan.

Desain kemaritiman yang edukatif diwujudkan melalui pengaplikasian mural tokoh karakter khas anak seperti “Spongebob Squarepants” pada ruang tidur 0-2 tahun, “Finding Dory”, dan “Finding Nemo”. Bentukan furnitur yang diadaptasi dari biota dan ekosistem laut diimplementasikan pada area lobby dan ruang belajar. Selain tema yang spesifik pada setiap ruang, warna biru laut yang dipadukan dengan cokelat khas pasir pantai menambah suasana baru yang lebih menyenangkan. Sirkulasi informatif dan layout ruang eksploratif diterapkan untuk pengelompokan area pada setiap ruang, seperti area bermain, belajar, dan berekspresi pada ruang belajar. Bentukan geometris pun diperkenalkan kepada anak usia dini sebagai elemen estetis yang menempel pada sebagian ruang belajar.


Keywords


Daycare; desain interior; kemaritiman; edukatif

References


Tryphena, Angelia dan Gervasius HP, Rani P. (2015). Desain Arsitektur Interior Preschool yang Fun, Playful dan Edukatif. Jurnal Interior Arsitektur Universitas Ciputra, I (1): 36-61.

Hamdiani, Yulinda dan Dessy Hasanah Siti A, & Gigin Ginanjar Kamil Basar. (2016). Layanan Anak Usia Dini/Prasekolah dengan “Full Day Care” Di Taman Penitipan Anak. Jurnal Universitas Padjajaran, Nomor 2, Halaman 155-291.

Hurlock, Elizabeth B. (1998). Psikologi Perkembangan, terj. Istiwidiyanti dan Soedjarwo. Jakarta: Erlangga.

Marysa IH, Anggraita AW. (2016). Studi Pengaruh Warna pada Interior Terhadap Psikologis Penggunanya, Studi Kasus pada Unit Transfusi Darah Kota X. Jurnal Interior Institut Teknologi Sepuluh Nopember, I (1): 1-10.

Sobur, Alex. (2009). Psikologi Umum. Bandung: Pustaka Setia.

http://dharmawanita.surabaya.go.id, diakses pada 17 Februari 2017, pukul 18.05 WIB.

http://www.parenting.co.id, diakses pada 15 Februari 2017, pukul 20.10 WIB.

http://www.bioindustries.co.id/standar-nasional-indonesia-untuk-cat-mainan-kayu-5650.html, diakses pada 15 Februari 2017, pukul 20.35 WIB.


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.