Klasifikasi Tingkat Keparahan Non-ProliferativeI Diabetic Retinopathy Bedarsarkan Hard Exudate Menggunakan Extreme Learning Machine

Dinda Ulima Rizky Yani, Dwi Ratna Sulistyaningrum
Submission Date: 2017-08-03 12:44:12
Accepted Date: 2018-02-27 10:36:42

Abstract


Diabetic Retinopathy dapat menyebabkan seseorang  kehilangan kemampuan penglihatannya dan pada keadaan yang parah dapat mengakibatkan kebutaan. Tingkat keparahan Non-Proliferative Diabetic Retinopathy (NPDR) dapat diketahui dengan mendeteksi kelainan berupa hard exudate pada retina, namun diagnosanya tidak bisa dilakukan dengan cepat karena pengamatan retina harus melewati beberapa proses. Teknologi pengolahan citra digital berbasis machine learning telah banyak digunakan untuk menyelesaikan permasalahan ini. Pada Tugas Akhir ini telah dilakukan penelitian untuk mengklasifikasikan tingkat keparahan NPDR secara otomatis dengan mengekstraksi karakteristik hard exudate menggunakan Gray Level Co–occurrence Matrix (GLCM) dan Neighborhood Gray–tone Difference Matrix (NGTDM) kemudian menentukan tingkat keparahannya menggunakan Extreme Learning Machine. Hasil akurasi tertingi yang didapat sebesar 91,22%  untuk ekstraksi ciri dengan menggunakan GLCM.

Keywords


Diabetic Retinopathy; Extreme Learning Machine; hard exudate; NPDR; Pengolahan Citra

References