Analisis Perbandingan Pengaruh Campuran ION Cu2+ dan Ni2+ Pada Penentuan Kadar Fe Sebagai Fe(II)-Fenantrolin

Tyas Budianti, R. Djarot Sugiarso K. S., Suprapto Suprapto
Submission Date: 2017-08-04 05:15:05
Accepted Date: 2017-12-31 15:38:17

Abstract


Analisis besi(II) dengan pengompleks 1,10-fenantrolin pada pH 4,5 yang diganggu dengan penambahan campuran ion Cu2+ dan Ni2+ menggunakan spektrofotometer UV-Vis telah berhasil dipelajari. Pada penentuan panjang gelombang maksimum kompleks Fe(II)-fenantrolin diperoleh panjang gelombang maksimum sebesar 510 nm. Sedangkan kompleks Cu(II)-fenantrolin menyerap sinar pada panjang gelombang maksimum 315 nm dan kompleks Ni(II)-fenantrolin pada panjang gelombang maksimum 330 nm. Pada penentuan kurva kalibrasi diperoleh persamaan regresi linear yaitu y = 0,1248x + 0,013 dengan nilai koefisien korelasi (r) adalah 0,9990 dan koefisien determinasi (r2) adalah 0,9982. Penambahan campuran ion Cu2+ dan Ni2+ mengakibatkan adanya kenaikan nilai absorbansi pada kompleks Fe(II)-fenantrolin. Campuran ion Cu2+ dan Ni2+ mulai mengganggu pada konsentrasi Cu2+ 0,4 ppm dan konsentrasi Ni2+ 0,6 ppm. Nilai % recovery pada variasi konsentrasi Cu2+ dan Ni2+ yaitu 120,4594 %, standar deviasi (RSD) sebesar 0,7550 ppt, dan koevisien variasi (CV) sebesar 0,0755%.


Keywords


Besi; 1,10-fenantrolin; Buffer asetat; Tembaga; Nikel; Spektrofotometer UV-Vis

References