Implikasi Sesar Kendeng Terhadap Bahaya Gempa dan Pemodelan Percepatan Tanah di Permukaan di Wilayah Surabaya

Vidya Amalia Harnindra, Bambang Sunardi, Bagus Jaya Santosa
Submission Date: 2017-08-04 11:10:19
Accepted Date: 2017-12-31 15:38:17

Abstract


Kota Surabaya merupakan ibukota propinsi Jawa Timur Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, Surabaya dapat dikategorikan sebagai kota yang cukup padat. Salah satu bahaya gempa di wilayah Surabaya berasal dari sesar Kendeng yang terbukti aktif dengan pergerakan 5 milimeter per tahun. Implikasi sesar kendeng terhadap bahaya gempa di wilayah Surabaya dapat dilakukan salah satunya dengan metode Deterministic Seismic Hazard Analisis (DSHA). Perhitungan bahaya gempa dengan metode DSHA dilakukan menggunakan modifikasi software CRISIS 2007 yang akan menghasilkan percepatan tanah di batuan dasar. Hasil dari DSHA selanjutnya dipergunakan untuk memodelkan percepatan tanah di permukaan pada lokasi (site) yang ditinjau di wilayah Surabaya dengan menggunakan software Nonlinear Earthquake site Response Analyses (NERA). Nilai percepatan tanah di batuan dasar untuk wilayah Surabaya dengan memperhitungkan keberadaan sesar Kendeng memiliki nilai berkisar antara 0.26g - 0.71g. Model percepatan tanah di permukaan untuk lokasi yang ditinjau pada koordinat 112,74830 BT dan 7,2890 LS memiliki nilai maksimum sekitar 0.34g.

Keywords


DSHA; Percepatan Tanah; Sesar kendeng

References


Ramadhani. I, Santosa. B.J. Relokasi Hypocentre Gempa Bumi Dengan Velest (JHD) dan Estimasi Sesar Daerah Sumatera Selatan, Jurnal Fisika dan Aplikasi, Vol.13, No.2, 2017.

Engdahl, E.R., R.D. Van der Hilst, and R.P. Bulard, Global teleseismic earthquake relocation with improved travel times and procedures for depth determination, Bulletin of the Seismological Society of America, 88, 722743, 1998.

Bahri, S dan Madlazim, Pemetaan Topografi, Geofisika dan Geologi Kota Surabaya, Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya. ISSN: 2087-9946, 2012.

Soekardi, Geologi Lembar Pacitan,Jawa,Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Indonesia, 1992.

Prawirodikromo, W, Seismology Teknik dan Rekayasa Kegempaan, Cetakan I, Pustaka Pelajar, Yogyakarta, 2012.

Spudich, P., Joyner, W.B., Lindh, A.G., Boore, D.M., Margaris, B.M., and Fletcher, J.B, SEA99: A revised ground motion prediction relation for use in extensional tectonic regimes. Bull. Seism. Soc. Am., 89, 1156-1170, 1999.

Pailopee, S., Sugiyama, Y., Charusiri, P, Deterministic and probabilistic seismic hazard analyses in Thailand and adjacent areas using active fault data. Earth Planets Space, 1313—1325, 2009.

Kramer, Steven L, Geotechnical Earthquake Engineering. USA : Prentice-Hall Inc, 1996.

Sengara, I.W, An Integrated Seismic Hazard Investigation for City of Bandung, Asahi Glass Foundation Research Report, Institute for Research and Community Service, ITB, 2010.

Aldiamar, F,. Analisa Resiko Gempa dan Pembuatan Respon Spektra Desain Untuk Jembatan Suramadu dengan Pemodelan Sumber Gempa 3D, Tesis: Institut Teknologi Bandung, 2007.


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.