Desain Game Adventure sebagai Media Informasi Dampak Perdagangan Ilegal Satwa

Indah Kurnia Normalasari, Nugrahardi Ramadhani
Submission Date: 2017-08-08 12:08:04
Accepted Date: 2017-12-31 15:38:20

Abstract


Indonesia memiliki keanekaragaman-hayati tinggi yang tengah terancam, salah satunya akibat perdagangan ilegal satwa. Dampak yang dihasilkan dari perdagangan secara terus-menerus adalah kepunahan satwa, ketidak-stabilan ekosistem hutan hingga berpengaruh buruk dengan kehidupan manusia. Berdasarkan data observasi unobstrucsive measure, pelaku perdagangan sudah mengetahui mengenai status perlindungan satwa serta peraturan undang-undang yang berlaku. Namun adanya peraturan tidak membuat aktifitas perdagangan terhenti. Perdagangan ilegal terjadi karena adanya permintaan pasar yang terus-menerus. Dari data kuesioner didapatkan bahwa sebanyak 96 dari 101 orang memiliki ketertarikan untuk melakukan pemeliharaan satwa bila satwa tidak dalam status terancam. Ketertarikan tersebut dapat berpotensi menjadi sebuah permintaan dan bisa memunculkan calon-calon pelaku perdagangan. Melalui metode depth interview, didapatkan bahwa upaya menghentikan perdagangan illegal satwa sebaiknya dilakukan dengan melakukan pendekatan terhadap masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan akan dampak perdagangan illegal satwa. Game merupakan media yang mampu menjangkau masyarakat luas karena perkembangannya yang sedang melesat akibat pertumbuhan teknologi dan internet. Genre game adventure dipilih karena dominasi storytelling dan eksplorasi dalam permainan, sehingga dapat membawa pemain seolah-olah berhadapan langsung dengan masalah melalui sebuah cerita. Cerita yang disajikan tidak dapat dilewatkan oleh pemain bahkan bagi yang tidak gemar membaca, sebab cerita merupakan bagian dari permainan.

Keywords


Adventure; Game; Pixel; Point and Click; Satwa

References


Schell, Jesse. The Art of Game Design: A Book of Lenses. Burlington: Morgan Kaufmann Publishers. 2008.

D. Dickey, Michele. Aesthetics and Design for Game-Based Learning. New York: Taylor & Francis, 2015.

WWF Indonesia. “Laporkan Praktik Perdagangan Satwa Ilegal.” 2016. Twitter. 10 Oktober 2016. It’s What Happening < https://twitter.com/WWF_ID/status/739471970832506881/photo/1?ref_src=twsrc%5Etfw >

Digitally, Designing. “Type if Video Game Genres that Support Learning Programs.” Custom eLearning Development, Serious Games and Mobile Learning. 2016. Designing Digitally. 06 Desember 2016. < http://www.designingdigitally.com/blog/2016/08/types-video-game-genres-support-learning-programs>

Kosasih, Danny. “Kondisi Keanekaragaman Hayati Indonesia Memburuk.” Media Online Lingkungan Hidup Manusia. 2016. Greeners.Co. 01 Desember 2016.

Putri, Jovita A. “Maraknya Tren Perdagangan Satwa Liar melalui Media Online di Indonesia.” Global Environmental Conservation Organization. 2016. WWF Indonesia. 01 Desember 2016.


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.