Underground Museum: Penyelesaian Perilaku Menyimpang di Kawasan Alun - alun dengan Arsitektur Perilaku

Mukhammad Haniv Vairuz, Bambang Soemardiono
Submission Date: 2018-07-27 16:13:43
Accepted Date: 2019-02-13 22:35:46

Abstract


Manusia adalah objek yang menarik jika dihubungkan dengan arsitektur. Pasalnya setiap individu memiliki keinginan dan kebutuhan yang berbeda - beda , hal tersebut dipengaruhi oleh berbagai macam faktor seperti perkembangan zaman, gender, usia, hingga kebangsaannya. Sedangkan arsitektur dituntut untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang tak lain adalah manusia, oleh karena itu hal tersebut menarik untuk dibahas melalui sudut pandang arsitektur. Dalam konteks kawasan alun - alun terdapat individu maupun beberapa kelompok pengguna yang memanfaatkan alun - alun sebagai sarana bersantai bersama keluarga, berolahraga sampai mengadakan event. hal tersebut terus berubah seiring perkembangan zaman dengan memperhatikan norma - norma yang ada. Mulai dari alun - alun sebagai tempat untuk ritual keagamaan, simbol kekuasaan sampai menjadi ruang publik yang bebas diakses dan digunakan oleh siapa saja. Perubahan sifat dan fungsi alun - alun tak luput dari campur tangan penggunanya dan lingkungan sekitar dimana pola perilaku pengguna dan image sakral bangunan sekitar dalam menggunakan alun - alun yang mampu merubah sifat dan fungsi alun - alun menjadi sebuah tempat yang bisa dinikmati semua kalangan. Tidak memandang sebelah mata juga kepada pengguna yang keliru dalam mengartikan perkembangan zaman dan fungsi alun - alun, seperti memanfaatkan alun - alun sebagai sarana untuk berprilaku asusila di tempat umum. Perilaku menyimpang pada alun - alun tersebut menimbulkan berbagai respon termasuk yang sangat terlihat adalah peran lingkungan sekitar dalam hal ini ke-sakral-an dari kawasan alun - alun yang sudah luntur sehingga mendorong pengguna melakukan perbuatan tersebut. Arsitektur perilaku dirasa mampu mengatasi permasalahan tersebut karena dalam perancangannya yan gmenitikberatkan pada pola perilaku manusia dengan arsitektur dan lingkungannya baik dalam hal bertentangan maupun bersanding.

Keywords


Alun-alun; Arsitektur Perilaku; Bawah Tanah; Perilaku Menyimpang

Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Jurnal Sains dan Seni ITS by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.its.ac.id/index.php/sains_seni.