Penerapan Vertical Harvesting dan Rainwater Harvesting Pada Apartemen Untuk Mengurangi Fenomena Urban Heat Island di Jakarta

Farizan Putri Andini, Muhammad Faqih
Submission Date: 2018-07-26 19:48:43
Accepted Date: 2019-02-13 22:35:46

Abstract


Kota Jakarta merupakan kota terbesar di Indonesia dengan luas sekitar 661, 52 km². Sehingga sampai saat ini, Jakarta sangat marak akan urbanisasi yang menyebabkan masalah kepadatan penduduk. Dengan letaknya yang berada di daerah tropis serta memiliki angka kepadatan penduduk yang tinggi terciptalah masalah yang serius yaitu urban heat island (UHI). Salah satu penyebab terjadinya urban heat island ini adalah berkurangnya lahan hijau yang dijadikan bangunan yang dapat meningkatkan temperatur perkotaan karena tuntutan bertambanya penduduk di Jakarta, khususnya kawasan Kelapa Gading. Sehingga, pada artikel ini akan dibahas mengenai perancangan apartemen dengan pendekatan biophilic yang ramah lingkungan agar tercipta keterkaitan antara alam, manusia dan bangunan itu sendiri, serta dapat memberikan jawaban dalam mengurangi tingginya temperatur (fenomena urban heat island) pada pusat perkantoran dan daerah perumahan di kota Jakarta.Selain dapat mengurangi fenomena urban heat island, sebagaimana konsep dari perancangan apartemen tersebut yaitu sebagai hutan Jakarta, rancangan juga berguna untuk mengurangi beban kebutuhan air, menghasilkan pangan, sebagai tempat tinggal untuk berlindung (papan) dan sumber penghidupan lainnya bagi penghuni. Sehingga, untuk memenuhi konsep tersebut, apartemen dengan ketinggian ±20 lantai ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang meningkatkan kualitas lingkungan. Beberapa diantaranya seperti, balkon yang tersebar di fasad bangunan sebagai media penanaman pohon-pohon penghasil O2, organic market untuk distribusi sumber pangan, ruang terbuka hijau yang cukup luas untuk menyerap dan menampung air hujan, dsb.

Keywords


Apartemen; Biophilic; Hutan; Jakarta; Kepadatan Penduduk; Urban Heat Island

Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Jurnal Sains dan Seni ITS by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.its.ac.id/index.php/sains_seni.