Perbandingan Estimasi Return Level Declustering dan Non Declustering pada Data Curah Hujan Ekstrem Di Surabaya dan Mojokerto

Ainun Umami, Sutikno Sutikno
Submission Date: 2019-07-23 17:25:14
Accepted Date: 2020-01-30 00:00:00

Abstract


Surabaya merupakan wilayah perkotaan yang rentan mengalami curah hujan tinggi sehingga sering terjadi banjir. Mojokerto yang dari tahun ke tahun mengalami peralihan fungsi lahan juga sering terjadi banjir. Untuk meminimalisir kerugian banjir, dibutuhkan pengetahuan terkait kejadian ekstrem mengguna-kan Extreme Value Theory (EVT). Terdapat dua pendekatan dalam EVT, yaitu Block Maxima (BM) dan Peaks Over Threshold (POT). POT merupakan salah satu metode untuk mengidentifikasi nilai ekstrem dengan menggunakan nilai acuan yang disebut dengan threshold. Salah satu syarat EVT yaitu data harus independen. Namun pada kenyataannya data ekstrem seringkali bersifat dependen sehingga perlu dilakukan penanganan adanya dependensi data dengan menggunakan Declustering. Yang menarik pada EVT yaitu adanya return level. Return level merupakan nilai maksimum yang diharapkan akan terlampaui satu kali dalam jangka waktu tertentu. Pada penelitian ini akan dilakukan perbandingan estimasi return level Declustering dan POT (Non Declustering) pada data curah hujan ekstrem. Jumlah pos pengamatan yang digunakan sebanyak dua pos pengamatan di Surabaya dan lima pos pengamatan Mojokerto. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa di Surabaya metode yang lebih baik yaitu Declustering, sedangkan di Mojokerto metode yang lebih baik yaitu Non Declustering.

Keywords


Declustering; Mojokerto; Peaks Over Threshold; Return Level; Surabaya

Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Jurnal Sains dan Seni ITS by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.its.ac.id/index.php/sains_seni.