Pengaruh Pemberian Karboksimetil Kitosan (KMK) dalam Upaya Penurunan Kadar Logam Berat Kadmium (Cd) pada Kerang Hijau (Perna viridis Linn.) dari Perairan Teluk Lamong Surabaya

Amelia Firdaus, Aunurohim Aunurohim
Submission Date: 2019-07-29 18:41:00
Accepted Date: 2020-01-30 00:00:00

Abstract


Perna viridis adalah salah satu komoditas perikanan non-ikan yang sudah lama dikenal dan banyak ditemukan di perairan Teluk Lamong Surabaya yang memiliki kemampuan dalam mengakumulasi logam berat kadmium sehingga beresiko sangat dikonsumsi oleh manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi logam kadmium P. viridis dari perairan Teluk Lamong Surabaya sebelum dan setelah paparan KMK pada konsentrasi KMK dan waktu perendaman yang memberikan pengaruh tertinggi terhadap penurunan konsentrasi logam kadmium sehingga dapat memperoleh nilai Acceptable Daily Intake (ADI) yang lebih baik. Metode diawali dengan sampling P. viridis di perairan Teluk Lamong Surabaya, kemudian dilakukan perendaman P. viridis menggunakan KMK yang telah disintesis dengan konsentrasi KMK dan waktu perendaman yang bervariasi lalu diukur konsentrasi awal logam berat kadmium dan konsentrasi akhir logam berat kadmium setelah paparan dengan KMK. Parameter pengamatan pada penelitian ini meliputi analisis konsentrasi logam berat kadmium menggunakan ICP-OES serta perhitungan kapasitas adsorpsi KMK dan nilai Acceptable Daily Intake. Rancangan yang digunakan adalah RAL kemudian dianalisis menggunakan uji Friedman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata konsentrasi logam berat kadmium awal P. viridis dari perairan Teluk Lamong Surabaya adalah sebesar 14, 4180 ppm. Konsentrasi KMK dan waktu perendaman yang memberikan pengaruh penurunan paling tinggi terhadap konsentrasi kadmium pada Perna viridis dari perairan Teluk Lamong Surabaya adalah konsentrasi KMK 20 ppm dengan waktu perendaman 120 menit. Perlakuan ini memiliki kapasitas adsorpsi sebesar 0,10 mg/L dan menurunkan konsentrasi kadmium hingga 1,4860 ppm atau mengalami penurunan konsentrasi kadmium sebesar 89,6%. Batas konsumsi harian maksimum Perna viridis dari perairan Teluk Lamong Surabaya yang dapat dikonsumsi per harinya (dalam berat basah) adalah 408,9 gr/kg berat badan/hari untuk manusia dengan berat badan 60 kg. Batas ini setara dengan konsumsi 74 ekor kerang hijau per hari dengan penambahan KMK sebanyak 20 mg yang dilarutkan dalam 1 liter air (20 ppm) dan direndam selama 120 menit.

Keywords


Kadmium; Karboksimetil Kitosan; P. Viridis

Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Jurnal Sains dan Seni ITS by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.its.ac.id/index.php/sains_seni.