Estimasi Moment Tensor Dan Pola Bidang Sesar Pada Zona Subduksi Di Wilayah Sumatera Utara Periode 2012-2014

Lilis Eka Rachmawati, Bagus Jaya Santosa
Submission Date: 2014-08-04 17:36:26
Accepted Date: 2014-09-14 11:50:41

Abstract


Penelitian ini mengestimasi tentang pola bidang patahan yang didapat dari focal mechanism gempa dan momen tensor pada tiap event di Sumatera Utara pada periode 2012-2014. Hal ini dikarenakan Sumatera Utara berada pada zona subduksi antara Lempeng Eurasia dan Indo-Australia yang mana terjadi penunjaman Lempeng Eurasia dibawah Indo-Australia. Untuk mendapatkan besar momen tensor dan focal mechanism-nya memakai program ISOLA-GUI dengan menghitung Fungsi Green dan melakukan proses inversi untuk mendapatkan momen tensor dan focal mechanism gempa. Bentuk focal mechanism ditunjukkan dalam bentuk solusi moment tensor yang lebih dikenal dengan bentuk beach ball. Dari hasil perhitungan focal mechanism ditentukan bidang patahan dan besar slip dari sesar. Data yang digunakan dalam penelitian ini mempunyai magnituda lebih dari sama dengan 5,6 Skala Ritcher. Pola bidang sesar yang terbentuk adalah dip-slip jenis vertical dan reverse fault di zona subduksi dan strike slip di sekitar patahan Sumatra. Dengan besar rentang momen tensor untuk masing-masing komponennya sebesar M11 = 2.08 exp17 sampai 1.3 exp18, M22 = 1.28 exp17 sampai 1.31 exp18, M33 = 6.4 exp16 sampai 6.58 exp17, M31 = 8.45 exp16 sampai 7.14 exp18, M32 = 5.7 exp16 sampai 7.405 exp18, dan M12 = 9.79 exp16 sampai 1.045 exp18. Sedangkan untuk besar slip dari event gempa di Sumatera Utara event 01-05-2014 menghasilkan slip sebesar 0,05 m. Event 01-12-2013 menghasilkan slip sebesar 0,22 m. Event 02-07-2013 menghasilkan slip sebesar 0,30 m. Event pada 21-01-2013 menghasilkan slip sebesar 0,26 m. Event pada 10-01-2013 menghasilkan slip sebesar 0,04 m. Event pada 25-07-2012 menghasilkan slip sebesar 0,35 m.

Keywords


momen tensor; dip-slip; focal mechanism; reverse fault; strike slip;

References


Hamilton, Warren. 1997. Tectonic of the Indonesian Region. Washington, D.C : U.S Government Printing Office.

Hanks, Thomas C. dan Hiroo Kanamori. 1997. Moment magnitude scale. Journal of Geophysical Research 84 (B5): 2348–2350. Retrieved 2007-10-06.

Madlazim. 2011. Estimasi CMT, Bidang Sesar dan Durasi Rupture Gempa Bumi di Sumatera serta Kemungkinan Penerapannya untuk Sistem Peringatan Dini Tsunami. Disertasi Jurusan Fisika FMIPA ITS Surabaya.

Papazachos, C.B., and Karakaisis, G.F., 2004. Global Relations between Seismic Fault Parameters and Moment Magnitude of Earthquakes. Bull. Geol. Soc. Greece, Vol. XXXVI. Proceedings of the 10 International Congress, Thessaloniki, April 2004Th.

Sieh, Kerry dan Danny Natawidjaja. 2000. Neotectonics of the Sumatran Fault, Indonesia. Journal of Geophysical Research, vol. 105, No. B12, pages 28, 295-28,326.

Sokos, Efthimios N, Jiri Zahrandik. 2008. ISOLA a Fortran code and a Matlab GUI to perform multiple-point source inversion of seismic data. Computers and Geoscience 34 967-977.

Steith, Stein. Michael Wysession. 2003. An Introduction to Seismology, Earthquakes, and Earth Structure. Oxford : Blackwell Publishing Ltd.

Wells, D.L., and Coppersmith, K.J. 1994. New empirical relationships among magnitude, rupture length, rupture width, and surface displacements: Bulletin of the Seismological Society of America, v. 84, p. 974–1002.


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.