Teras Kota : Penerapan Bangunan Ramah Lingkungan dengan Suasana layaknya Teras Rumah pada Mall Kota Surabaya

Ira Endra Kartika, Irvansyah Irvansyah
Submission Date: 2014-08-05 12:17:42
Accepted Date: 2014-09-14 11:50:43

Abstract


Seiring dengan isu pemanasan global Penerapan desain ramah lingkungan banyak dilakukan dimana berpacu pada tiga aspek, yaitu efisiensi energi, penggunaan material dan teknologi baru dan pengolahan limbah. Penerapan desain ini akan terasa manfaatnya bila diterapkan pada bangunan skala besar dan ditempatkan di dalam Pusat Kota yang lebih merasakan dampak pemansan global. Penerapan desain layaknya Teras rumah yang diletakkan dalam skala Kota, selain untuk merespon isu pemanasan global juga sebagai tempat singgah sementara dari kepenatan rutinitas. Menurut Gaudi Hindarto, A studio architect, Teras adalah bagian rumah yang menyambut tamu-tamu datang, kadangkala kesan yang ditangkap oleh para tamu bisa terbawa hingga ke rumah. Dan menurut Luis Wirth, Kota adalah pemukiman yang relative besar, padat dan permanen, dihuni oleh orang-orang yang heterogen kedudukan sosialnya. Dengan mengangkat tema teras kota,  perancangan ini memiliki ide pokok yang berpacu pada aspek bangunan ramah lingkungan. Aplikasi konsep ini pada objek rancang yaitu dengan menciptakan teras melalui peleburan ruang dalam dan luar bangunan. Teras ini memberikan pengalaman merasakan ruang luar menjadi ruang dalam,sehingga batas yang membedakan ruang luar dan ruang dalam menjadi kabur layaknya Teras rumah. Hasil dari perancangan ini adalah wujud penerapan desain berbasis bangunan ramah lingkungan melalui beberapa metode pada ruang-ruang di objek rancang, sebagai aplikasi dari konsep Teras Kota.  Penerapan dari tema rancang Teras Kota ini terlihat pada ekspresi interior bangunannya.


Keywords


Teras Kota; pemanasan global; ramah lingkungan

References


Wiyanto,Mahdi. 2010

Holahan dan Mehrabian & Russel dalam Heimstra dan Mc Farling. 1978. warna mempunyai efek independen

Eastman dalam Fisher dkk. 1984. Cahaya dan warna sulit untuk dipisahkan.

Standar internasional mengenai kenyamanan thermal ( suhu) “ISO 7730 : 1994

Jurnal pengaruh interior Mall terhadap kehidupan sosial, gaya hidup dan penampilan Remaja, 2009. ITB

Richardus Setia Gunawan. 2010. Memaksimalkan Cahaya dengan Skylight, Idea Oline


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.