Koreksi Efek Pull Up dengan Menggunakan Metode Horizon Based Depth Tomography

Sando Crisiasa Rahmawan Yanuar, Bagus Jaya Santosa
Submission Date: 2014-08-06 15:42:07
Accepted Date: 2014-09-14 11:50:41

Abstract


Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menghilangkan atau mengkoreksi anomali efek pull up pada penampang seismik sehingga didapatkan citra bawah permukaan yang lebih akurat. Efek pull up biasanya terjadi pada litologi batu pasir akibat perbedaan kecepatan yang cukup besar pada shale dan carbonat, karena adanya perbedaan kecepatan secara lateral yang cukup besar mengakibatkan terjadinya kesalahan dalam pembuatan model kecepatan sehingga citra bawah permukaan yang dihasilkan menjadi tidak akurat, oleh karena itu dibutuhkan metode yang lebih efektif dan akurat untuk menyelesaikan permasalahan ini.  Pada penelitian ini digunakan metode horizon based tomography atau pada umumnya bisa juga disebut sebagai metode Pre-Stack Depth Migration (PSDM).

Tahapan-tahapan yang dilakukan untuk melakukan koreksi efek pull up meliputi pembuatan model awal kecepatan gelombang seismik atau biasa disebut picking velocity stack, lalu dilakukan proses stacking dan pembuatan model kecepatan RMS (Root Mean Square), setelah itu dilakukan migrasi domain waktu atau Pre-Stack Time Migration (PSTM), lalu interpretasi horizon dan pembuatan model kecepatan interval menggunakan persamaan dix, kemudian dilakukan proses migrasi domain kedalaman atau Pre-Stack Depth Migration (PSDM), lalu tahapan terakhir adalah proses perbaikan model kecepatan menggunakan metode horizon based tomography. Hasil akhir dari penelitian ini adalah citra bawah permukaan seismik yang sudah dilakukan proses koreksi efek pull up.


Keywords


Pre-Stack Depth Migration (PSDM); Horizon Based Depth Tomography; Transformasi dix;

References


Aksin, A., 2010, PEngolahan Data Seismik Darat Dua Dimensi dalam Domain Waktu Menggunakan Software Geovecture, Kerja Praktek, ITS. Surabaya

Bastian., 2010, Prestack Depth Migration Anisotropi Pada Data Seismik 2D, Tugas Akhir, ITB. Bandung

Claerbout, J.F., 1985. Imaging the Earth’s Interior. Blackwell Scientific Publications. London.

Musolin, 1993. Proses Migrasi Data Seismik Buatan Dua Dimensi Dengan Metode Beda Hingga. Tugas akhir II. ITS

Sheriff, R. E and Geldart, L. P, 1995, Exploration Seismology, Second edition, Cambridge University Press, Cambridge.


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.