Pemodelan Tsunami Berdasarkan Parameter Mekanisme Sumber Gempa Bumi Dari Analisis Waveform Tiga Komponen Gempa Bumi Mentawai 25 Oktober 2010

Moh Ikhyaul Ibad, Bagus Jaya Santosa
Submission Date: 2014-08-06 17:26:58
Accepted Date: 2014-09-14 11:50:41

Abstract


Penelitian ini membahas tentang pemodelan tsunami dan momen tensor pada gempa bumi Mentawai 25 Oktober 2010 dengan Mw 7,8. Momen tensor dan focal mechanism-nya didapat dengan menggunkan data seismogram 3 komponen dan program ISOLA-GUI, Didapatkan nodal plane 1 nilai strike 1720, dip 860, rake -83, pada nodal plane 2 nilai strike 2940, dip 80, rake -148. Pola bidang patahan pada gempa bumi Mentawai adalah pola normal fault sesuai dengan pola sesar zona subduksi yaitu tipe normal fault. Parameter mekanisme sumber gempa yaitu nilai strike, dip, longitude, latitude dan kedalaman gempa digunakan sebagai input pemodelan tsunami menggunakan program Tsunami L-2008, input panjang fault, lebar fault dan slip diperoleh berdasarkan hubungan persamaan Wells dan Coppersmith dengan persamaan Hanks dan Kanamori. Pemodelan tsunami terdiri dari pemodelan sumber gempa bumi (source modeling), penjalaran gelombang tsunami (ocean modeling), dan ketinggian tsunami (run-up modeling). Terdapat 4 model yang digunakan untuk pemodelan  tsunami yaitu model 1 dari ISOLA, model 2 dari IRIS, model 3 dari USGS dan model 4 dari Global CMT. Waktu penjalaran gelombang tsunami, Pada model 1 tsunami sampai ke Kepulauan Mentawai menit ke 16 lebih 40 detik. Untuk model 1, 2 dan 4 tsunami sampai ke Kepulauan Mentawai menit ke 20 lebih 50 detik. Run-up hasil pemodelan divalidasi dengan run-up hasil survei GITST (German-Indonesia Tsunami survey Team). Ketinggian tsunami yang mendekati hasil survei yaitu Pantai Batimongga 2,24 meter (model 1 dan model 4), Pantai Ghobi 1,73 meter (model 1 dan model 4), Pantai Tumele 4,29 meter (model 2), Pantai Pasangan 2,64 meter (model 1 dan model 4), Pantai Sabeugunggu 6,34 meter (model 2) dan Pantai Asahan 3,16 meter (model 1). Nilai strike dan ocean bottom mempengaruhi penjalaran gelombang tsunami. Ketinggian tsunami dipengaruhi oleh bentuk dasar permukaan laut dan parameter sumber gempa bumi (strike, dip, slip, panjang fault dan lebar fault).


Keywords


Focal mechanism; momen tensor; normal fault; pemodelan tsunami; zona subduksi;

References


Afnimar. 2009. Seismologi. Bandung: ITB.

Diposaptono, S., Budiman. 2006. Tsunami. Buku Ilmiah Populer. Bandung: ITB.

Freeman, W.H. 1994. Understanding Earth. US: Press and Serve.

GITST (German-Indonesia Tsunami Survey Team). 2010. Jejak tsunami 25 Oktober 2010 di kepulauan Mentawai berdasarkan penelitian kebumian dan wawancara. Jurnal Lingkungan dan Bencana Geologi, Vol. 1, No. 3, Desember 2010: 165-181.

Hanks, Thomas C., Kanamori, H. 1979. Moment magnitude scale. Journal of Geophysical Research 84, B5: 2348–2350. Retrieved 2007-10-06.

Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI). 2012. Geologi Sumatra. www.geologi.iagi.or.id. Diunduh pada tanggal 3 April 2014.

Madlazim, Santosa, B.J., Less, J.M., Utama, W. 2010. The four Earthquake of the Sumatran Faul Plane. Journal of seismology and Earthquake Engginer, Winter 11. 4.

Madlazim. 2011. Estimasi CMT, Bidang Sesar dan Durasi Rupture Gempa Bumi di Sumatera serta Kemungkinan Penerapannya untuk Sistem Peringatan Dini Tsunami. Disertasi Jurusan Fisika FMIPA ITS Surabaya.

Madrinovella, Iktri., Widiyantoro, Sri., Meilano, Irawan., 2011. Relokasi Hiposenter Gempa Padang 30 September 2009 Menggunakan Metode Double Difference. JTM Vol. XVII No. 1/2011.

Natawidjaja, D. H. 2007. Gempabumi dan Tsunami di Sumatra dan Upaya Untuk Mengembangkan Lingkungan Hidup yang Aman Dari Bencana Alam, Vol. 136.

Samuel, M. A., Harbury, N. A. 1996. The Mentawai Fault Zone and Deformation of the Sumatran Forerc in the Nias Area. Geological Society, London, Special Publication. V.106, p337-351.

Setyonegoro, W. 2011. Pengaruh Profil Kedalaman Lautan Pada Penjalaran Tsunami (Studi Kasus: Gempabumi Aceh 11 April 2012. Hal 105–110, edisi ke-8 Prosiding Seminar Scientific Jurnal Club Tahun 2013. ISBN: 978-979-1241-56-4. Jakarta: Badan Meteorologi dan Geofisika.

Setyonegoro, W., et al. 2012. Analisis Sumber Gempabumi dengan Potensi Tsunami pada Segmen Mentawa, Jurnal Meteorologi dan Geofisika BMKG. Vol.13.No.2, Hal: 139-138, 2012. Jakarta: Badan Meteorologi dan Geofisika.

Sieh, K., Natawidjaja, D. H. 2000. Neotectonics of the Sumatran Fault, Indonesia. Journal of Geophysical Research, vol. 105, No. B12, pages 28, 295-28,326.

Sokos, E. N., Zahrandik, J. 2008. ISOLA a fortran code and a Matlab GUI to perform multiple-point source inversion of seismic data. Computers and Geoscience 34 (2008) 967-977.

Sokos, E. N., Zahrandik J. 2009. A Matlab GUI for use with ISOLA Fortran codes. User’s Guide.

Stein, S., Wysession, M. 2003. An Introduction to Seismology, Earthquakes, and Earth Structure. Oxford: Blackwell Publishing Ltd

UNESCO. 2007. Rangkuman Istilah Tsunami. Jakarta: UNESCO-IOC.

Wells, D. L., Coppersmith, K. J. 1994. New Empirical Relationships among Magnitude, Rupture Length, Rupture Width, Rupture Area, and Surface Displacement. Bulletin of the Seismological Society of America, 84(4). 1994.


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.