Estimasi Pola Bidang Sesar dan Moment Tensor Gempa Bumi Jepang pada Tahun 2003 Menggunakan Analisis Inversi Waveform 3 Komponen

Eka Jaya Wifayanti, Bagus Jaya Santosa
Submission Date: 2014-08-12 10:59:14
Accepted Date: 2014-09-14 11:50:41

Abstract


Penelitian ini membahas tentang momen tensor dan pola bidang sesar, serta besar dispacement dari sesar yang terjadi di Jepang selama tahun 2003 karena adanya intensitas aktivitas gempa yang banyak dengan skala magnitude yang cukup besar dengan cara mengetahui focal mechanism yang terjadi. Untuk mendapatkan besar momen tensor dan focal mechanism-nya menggunakan program ISOLA-GUI dengan menggunakan Fungsi Green dan proses inversi untuk mendapatkan momen tensor dan focal mechanism gempa kemudian menghitung panjang, lebar dan besar displacement pada sesar yang terjadi. Bentuk focal mechanism ditunjukkan dengan bentuk beach ball. Dari hasil perhitungan focal mechanism ditentukan bidang patahan dan besar displacement dari sesar. Data yang digunakan dalam penelitian sebanyak delapan kejadian gempa. Dari penelitian ini didapatkan bahwa untuk untuk pola bidang patahan yang cenderung terjadi di Jepang selama tahun 2003 adalah pola oblique dan cenderung reverse fault  di zona subduksi. Dengan besar rentang momen tensor untuk masing-masing komponennya sebesar M33 = 2.991 exp15 sampai 3.354 exp17 , M11 = 0 sampai 2.187 exp17, M22 = 1.594 exp15 sampai 1.167 exp17, M31 = 2.485 exp15 sampai 1.799 exp17, M32 = 4.968 exp15 sampai 5.283 exp17, M12 = 0.085 exp15 sampai 2.938 exp17 . Ukuran bidang patahan yang terjadi memiliki  panjang sebesar 1.927 km sampai 51 km, lebar sebesar 5.82 km sampai 37 km, dan luas sebesar 11.22 km² sampai 147.23 km². Besar slip dari event gempa di Jepang pada tahun 2003 di zona subduksi berada pada rentang sebesar 8.63 m sampai 68.61 m.


Keywords


focal mechanism; momen tensor; reverse fault; zona subduksi;

References


Afnimar. 2009. Seismologi. Laboratorium Seismologi Institut Teknologi Bandung. Bandung.

Kikuchi, M., and H. Kanamori. 1991. Inversion of Complex Body Wave-III. Bull. Seism. Soc. Am., 81, 2335-2350.

Papazachos B.C. & Papazachou C.B. 2003. The earthquakes of Greece. Ziti Publications, Thessaloniki, 273pp.

Setyowidodo, Irwan, Bagus Jaya Santosa. Analisis Seismogram Tiga Komponen Terhadap Momen Tensor Gempa Bumi di Manokwari Papua 03 Januari 2009. Jurnal Neutrino (2011) April Vol.3, No. 2

Sokos, Efthimios N, Jiri Zahrandik. ISOLA a Fortran code and a Matlab GUI to perform multiple-point source inversion of seismic data. Computers and Geoscience 34 (2008) 967-977. 2009. A Matlab GUI for use with ISOLA Fortran codes. User's Guide.teith, Stein. Michael Wysession.2003. An Introduction to Seismology, Earthquakes, and Earth Structure. Oxford : Blackwell Publishing Ltd.

Steith, Stein. Michael Wysession.2003. An Introduction to Seismology, Earthquakes, and Earth Structure. Oxford : Blackwell Publishing Ltd.

Wei D, Seno T. 1998. Determination of the Amurian plate motion. In Mantle Dynamics and Plate Interactions in East Asia, Geodyn. Ser., ed. SL Flower, CChung, T Lee, 27:337– 46. Washington, DC: Am. Geophys. Union. 419 pp.

Yoshida, T. 1995. Waveform Inversion Methods for the Earthquake Source. J. Phys. Earth, 43, 183-209. [5] McCafferey, R. (2009), “The Tectonic Framework of the Sumatran Subduction Zone”, Annu. Rev. Earth Planet. Sci, Vol. 37, hal. 345-366.


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.