Analisis Six Sigma Pada Produk Casing Pompa Sebagai Metode Perbaikan Kualitas (Studi Kasus: Pt. Zenith Allmart Precisindo)

Hafiedza Pradana Rakasiwi, Haryono Haryono
Submission Date: 2014-08-23 09:53:14
Accepted Date: 2014-09-14 11:50:42

Abstract


Pada Februari 2014, produk baja terbanyak yang diproduksi PT. Zenith Allmart Precisindo (ZAP) adalah casing pompa dengan reject sebesar 3,35%, padahal target maksimal reject 2% per bulan, ada gap sebesar 1,35%. Analisis DMAIC Six Sigma dilaksanakan untuk mengurangi persentase reject. Pada define, ditentukan project charter, peta proses produksi, dan SIPOC diagram. Dari SIPOC diagram ditentukan 10 CTQ. Pada fase measure dilakukan attribute agreement analysis untuk QC, hasilnya adalah repeability dan reproducibility sistem pengukuran sudah baik. Setelah produksi diamati sebulan, dilakukan analisis kapabilitas dan sigma proses yang menunjukkan bahwa saat ini perusahaan berada pada level 3,925 sigma dan dipping adalah proses dengan level sigma terendah. Defect terbanyak di dipping adalah bocor. Hasil two-way ANOVA menunjukkan shift dan tim tidak memberikan pengaruh yang berbeda terhadap proporsi reject karena bocor. Dari FMEA diketahui penyebab bocor paling potensial adalah cetakan keramik kurang tebal dan pelapisan cetakan keramik tidak merata ketebalannya. Rekomendasi kepada perusahaan adalah mengecek viscosity slurry dan ketebalan setiap layer pasir, maintenance mesin mixer secara rutin, mengadakan training ISO 9001:2008, melakukan sosialisasi proyek Six Sigma, dan memperbaiki robot di area dipping yang sedang rusak. Perusahaan mengimplementasikan pemeriksaan viscosity slurry, level sigma area dipping menjadi 3,878 sigma. Ada peningkatan level sigma sebesar 0,191 pada area ini.

Keywords


casing pompa; DMAIC; level sigma; reject

References