Pemodelan Konsentrasi Partikel Debu (PM10)pada Pencemaran Udara di Kota Surabaya dengan Metode Geographically-Temporally Weighted Regression

Kurniasari Aisyiah, Sutikno Sutikno, I Nyoman Latra
Submission Date: 2014-08-24 09:14:08
Accepted Date: 2014-09-14 11:50:42

Abstract


Konsentrasi partikel debu (PM10) di Kota Surabaya menempati urutan pertama di Jawa Timur. Hal ini karena aktifitas penduduk Kota Surabaya yang tinggi menyebabkan polusi udara. Partikel debu (PM10) merupakan salah satu polutan yang apabila terhisap langsung ke dalam paru-paru dan mengendap di alveoli dapat membahayakan sistem pernafasan. Dalam pemantauan kualitas udara, seringkali peralatan pengukur konsentrasi PM10 mengalami kerusakan, sehingga data polutan tersebut tidak terukur atau tidak tersedia (missing), maka perlu dilakukan pendugaan data PM10pada lokasi yang tidak terukur. Salah satu metode yang digunakan adalah Geographically-Temporally Weighted Regression (GTWR)untuk memprediksi konsentrasi PM10 dengan menggunakan parameter meteorologi. Konsentrasi partikel debu bergantung pada lokasi dan waktu. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kondisi pencemaran udara di Kota Surabaya pada tahun 2010 masih dinyatakan baik dan metode GTWR memberikan hasil yang lebih akurat daripada regresi nonspasial karena dapat mengakomodasi adanya pengaruh heterogenitas spasial dan temporal pada konsentrasi partikel debu (PM10).


Keywords


Partikel debu (PM10);Regresi;Spasial, Temporal

References


Kusminingrum, N., dan Gunawan, G. (2008). Polusi Udara Akibat Aktivitas Kendaraan Bermotor di Jalan Perkotaan Pulau Jawa dan Bali. Pusat Penelitian dan Pembangunan Jalan dan Jembatan.

Badan Lingkungan Hidup. (2011). Laporan Status Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur. Badan Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur.

Chamidha. (2004). Policy For Air Pollution Control Strategy By UsingThe Air PollutantDispersion Model (PM10) In Surabaya. DinasLingkunganHidup Kota Surabaya, Surabaya.

Putri, D. S. (2013). Estimasi Konsentrasi Nitrogen Dioksida (NO2) dan Karbon Monoksida (CO) di Udara Surabaya Menggunakan Interpolasi Cokriging. Skripsi Jurusan Statistika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.

Choiruddin, A. (2013). Pemodelan Indikator Pencemar Biological Oxygen Demand di Kali Surabaya Menggunakan Pendekatan Spatial-Temporal Weighted Regression. Skripsi Jurusan Statistika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.

Huang, B., Wu, B., dan Barry, M. (2010). Geographically and temporally weighted regression for modeling spatio-temporal variation in house price. International Journal of Geographical Information Science, 24, 383-401.

Draper, N.R, dan Smith, H. (1998). Applied Regression Analysis, Second Edition. Canada : John Wiley & Sons, Inc.

Huang, B., Wu, B., dan Barry, M. (2010). Geographically and temporally weighted regression for modeling spatio-temporal variation in house price. International Journal of Geographical Information Science, 24, 383-401.

Fotheringham, A.S., Brusdon, C., dan Charlton, M. (2002). Geographically weigted regression Chichester. United Kingdom : John Wiley and Sons.

Zuzana, H., Jaroslav, M., Miroslav, K., dan Vitezslav, V. (2008). Identification of factor affecting air pollution by dust aerosol PM10 in Brno City, Czech Republic. Atmospheric Environment, 42, 8661-8673.

Chaloulakou, A., Kassomenos, P., Spyrellis, N., Demokritou, P., dan Koutrakis P. (2002). Measurement of PM10 and PM2.5 particle concentration in Athens, Greece. Atmospheric Environment, 37, 649-660.

Aldrian, E., (2001). Pembagian Iklim Indonesia Berdasarkan Pola Curah Hujan Dengan Metode “Double Correlation”. Jurnal Sains dan Teknologi Modifikasi Cuaca, Vol. 2, 1, 11-18.


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.