Pemodelan Kemiskinan di kabupaten Jombang dengan Pendekatan Multivariate Adaptive Regression Splines (MARS)

Millatur Rodliyah, Santi Wulan Purnami, Bambang Widjanarko Otok
Submission Date: 2014-08-25 14:48:17
Accepted Date: 2014-09-14 11:50:42

Abstract


Kemiskinan dapat didefinisikan sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur dari sisi pengeluaran. Kabupaten Jombang memiliki laju pertumbuhan ekonomi yang meningkat dari tahun ke tahun, namun tidak diimbangi dengan penurunan angka kemiskinan. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan kemiskinan di Kabupaten Jombang sehingga diperoleh faktor-faktor yang mempengaruhi kemiskinan di Kabupaten Jombang dengan menggunakan metode MARS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model MARS terbaik adalah kombinasi BF=72, MI=2, dan MO=1 dengan nilai GCV sebesar 26,835, sehingga variabel yang berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan di Kabupaten Jombang adalah persentase RTM yang tidak mempunyai fasilitas septictank (X8), luas kavling tempat tinggalnya kurang dari 60 m2 (X2), tidak mempunyai jenis atap dari genteng (X4), sumber air minumnya berasal dari sumur/mata air tidak terlindung/ sungai (X10), pendidikan terakhir kepala keluarganya tidak sekolah/ tidak tamat SD/hanya SD (X16), jenis lantai tempat tinggalnya dari tanah/bambu/kayu berkualitas rendah (X6), luas lantai bangunan tempat tinggalnya kurang dari 32 m2 (X3), sumber penerangan tidak mengguna-kan listrik (X9), tidak memiliki aset dengan nilai Rp 500.000 (X18), hanya sanggup makan sebanyak satu/dua kali dalam sehari (X14), bahan bakar untuk memasak sehari-hari adalah kayu bakar/arang/minyak tanah (X11), jenis dinding bangunan tempat tinggalnya terbuat dari bambu/ rumbia/kayu berkualitas rendah (X5), dan tidak mempunyai fasilitas tem¬pat buang air besar atau bersifat umum (X7).

Keywords


Kemiskinan;MARS;Rumah Tangga Miskin

References