Analisis Kristalinitas Serbuk Magnesium Oksida Hasil Sintesis Metode Logam-Terlarut Asam

Dien Rosma Diana, Suminar Pratapa
Submission Date: 2015-01-26 09:50:28
Accepted Date: 2015-03-16 09:16:43

Abstract


Telah dilakukan sintesis magnesium oksida (MgO) dengan metode logam terlarut asam dengan penambahan 2 jenis polietilen glikol (PEG), yaitu PEG400 dan PEG1000, Tujuan dari sintesis ini yaitu untuk mengetahui seberapa efektif metode pencampuran logam-terlarut asam dalam menghasilkan serbuk magnesium oksida dengan kemurnian tinggi dan untuk mengetahui derajat kristalinitas pada masing-masing sampel. Serbuk murni Mg digunakan sebagai bahan dasar yang dilarutkan dalam larutan HCl 37% untuk menyiapkan sampel tanpa PEG (MgONP) dan dua sampel lain disiapkan dengan menambahkan PEG400 (MgOP4) dan PEG1000 (MgOP10). Bahan–bahan dasar dicampur dengan cara diaduk selama 1 jam pada temperatur kamar, lalu dikeringkan pada temperatur 80°C. Serbuk yang telah dikeringkan diuji dengan DTA-TGA untuk mengetahui fenomena termal dari sampel yang digunakan sebagai dasar memilih temperatur kalsinasi. Temperatur kalsinasi yang digunakan adalah 400, 500  600, dan 700°C. Serbuk-serbuk terkalsinasi dikarakterisasi menggunakan XRD dan, secara umum, diketahui bahwa fasa-fasa yang terbentuk adalah periklas dan bikosfit. Analisis kekristalan dari data difraksi menegaskan bahwa tingkat kekristalan sampel meningkat dengan temperatur kalsinasi. Kalsinasi pada temperatur 700°C menghasilkan sampel dengan derajat kekristalan tertinggi, yaitu antara 78-79% (berat), dan semuanya adalah periklas, untuk ketiga sampel.


Keywords


Derajat kristalinitas; data difraksi sinar-x; magnesium oksida; metode logam-terlarut asam;

References


Callister Jr , William., 1999. Materials Science and Engineering: an Introduction 5th Edition. John Wiley & Sons Incorporated.

Chipera, s., bish, d.l., 2013. Fitting Full X-Ray Diffraction Patterns for Quantitative Analysis: A Method For Readily Quantifying Crystalline and Disordered Phases. Advances in Materials Physics and Chemistry 3, 47–53.

Ramadan, A.A., Ebeid, M.R., Abdelraheem,S.K., Abdel-Minem, E.M., 2005. Two-Phase System Approach as Standerless Procedure for Crystallinity Determination Using Rietveld Method. Egyptian Journal of Solids 28, 205.

Gaast, S.J.V.D., Vaars, A.J., 1981. A Method to Eliminate The Background in X-Ray Diffraction Patterns of Oriented Clay Mineral Samples. Clay Minerals 16, 383–393.

Damayanti, D., 2010. Analisis Tingkat Kekristalan Campuran - Al2O3 dan Gelas Amorf. Tugas Akhir pada Jurusan Fisika FMIPA ITS.


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.