Analisis Hubungan Curah Hujan dan Indikator El-Nino Southern Oscillation di Sentra Produksi Padi Jawa Timur dengan Pendekatan Copula

Kartika Nur Anisa, Sutikno Sutikno
Submission Date: 2015-02-02 15:13:13
Accepted Date: 2015-03-16 09:16:43

Abstract


Analisis korelasi digunakan untuk mengidentifikasi pola hubungan antar variabel dengan asumsi data normal. Asumsi normal sering terlanggar jika terdapat amatan ekstrim dan salah satunya sering dijumpai pada data iklim, seperti curah hujan. Informasi curah hujan digunakan pada sektor pertanian sebagai informasi penentuan awal tanam dan selanjutnya sebagai peringatan dini kegagalan panen khususnya di wilayah irigasi non teknis (tadah hujan). Keragaman curah hujan di Indonesia seringkali dipengaruhi fenomena di Lautan Pasifik, yaitu El-Nino Southern Oscillation (ENSO). Oleh karena itu dilakukan identifikasi hubungan antara curah hujan dan indikator ENSO di sentra produksi padi di Jawa Timur, yaitu: Banyuwangi, Jember, Bojonegoro, Lamongan, dan Ngawi. Metode yang digunakan adalah dengan pendekatan Copula, karena pola hubungan curah hujan dan ENSO di lima kabupaten tidak mengikuti distribusi normal. Selain itu, analisis korelasi klasik tidak dapat mengidentifikasi pola hubungan keduanya. Hasil penelitian menunjukkan struktur dependensi antara curah hujan dan Anomali SST Nino 3 di lima kabupaten sebagian besar mengikuti Copula Frank. Sementara itu, struktur dependensi antara curah hujan dan Anomali SST Nino 4 serta SST Nino 3.4 mengikuti Copula Clayton, sedangkan dengan Anomali SST Nino 1+2 tidak mengikuti Copula apapun. Kesimpulan lain diperoleh bahwa kejadian ENSO pada bulan tertentu berpengaruh terhadap curah hujan di lima kabupaten Jawa Timur setelah satu bulan berikutnya.

Keywords


Anomali SST;Copula;ENSO;Iklim Ekstrim

References


BPS. (2013). Badan Pusat Statistik (BPS). Diakses 18 September 2014, dari http://www.bps.go.id

Lefkovitz, Y. (2013). Climate and Commodity Prices: An Analysis of the Role of ENSO Forcasts in Agricultural Comodity Markets. New York: New York University.

Mulyana, E. (2002). Hubungan Antara ENSO dengan Variasi Curah Hujan di Indonesia. Jurnal Sains & Teknologi Modifikasi Cuaca, Vol. 3, 1-4.

Kritman, B., & Vecchi, G. A. (2011). Why Climate Modelers Should Worry About Atmospheric and Oceanic Weather. USA: World Scientific Publishing Co.

Swarinoto, Y. S., Koesmaryono, Y., Aldrian, E., & Wigena, A. H. (2013). Pengaruh Time Lag SML sebagai Prediktor Dalam Model Sistem Prediksi Ensemble Pembobot Prakiraan Hujan Bulanan di Kabupaten Indramayu. Jurnal Meteorologi dan Geofisika Vol. 14 No.1, 33-43.

Bachtiar, H., & Novico, F. (2012). Analisis Spasial Potensi Bahaya Daerah Pantai Terhadap Perubahan Iklim (Studi Kasus: Pulau Bali). Kolokium Hasil penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Air.

Nelsen, R. B. (1998). An Introduction to Copulas Second Edition. USA: Springer.

Murteira, J. M., & Lourenço, Ó. D. (2007). Health Care Utilization and Self-Assessed Health: Specification of Bivariate Models Using Copulas. Health, Econometrics and Data Group.

Zhu, Y., Ghosh, S. K., & Goodwin, B. K. (2008). Modeling Dependence in the Design of Whole Insurance Contract -A Copula-Based Model Approach.

Syahrir, I. (2011). Estimasi Parameter Copula dan Aplikasinya pada Klimatologi. Surabaya: ITS.

Genest, C., & Nešlehová, J. (2010). Copulas : Introduction to the Theory and Implementation in R with Applications in Finance and Insurance. Universite Laval and McGill University.

Berg, D., & Bakken, H. (2006). Copula Goodness-of-fit Tests: A comparative Study. The Norwegian Computing.

Schölzel, C., & Friederichs, P. (2008). Multivariate Non-Normally Distributed Random Variables In Climate Research – Introduction to The Copula Approach. Nonlin.Processes Geophys, 15, 761–772.

Genest, C., & Riverst, L. P. (1993). Statistical Inference Procedures for Bivariate Archimedean Copulas. Journal of the American Statistics Association, 1034-1043.

Wang, A. (2010). Goodness-Of-Fit Tests For Archimedean Copula Models. Statistica Sinica, 441-453.


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.