Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Kasus Kusta di Jawa Timur pada Tahun 2013 Menggunakan Geographically Weighted Negative Binomial Regression (GWNBR)

Lucky Chyntia Juniardi, Mutiah Salamah
Submission Date: 2015-02-02 15:18:33
Accepted Date: 2015-03-16 09:16:43

Abstract


Penyakit kusta merupakan penyakit kronis disebabkan oleh Micobacterium Leprae yang terutama menyerang kulit dan saraf tepi (fungsi sensoris, motoris dan otonom). Keterlambatan untuk mendapatkan pengobatan akan menyebabkan kecacatan yang permanen pada mata, tangan dan kaki. Perlu dilakukan analisis untuk mengetahui faktor apa saja yang berpengaruh terhadap jumlah kusta sehingga jumlah penderita kusta bisa diminimalisir. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk pemodelan jumlah kasus kusta adalah regresi Binomial Negatif. Regresi Binomial Negatif merupakan salah satu model regresi terapan dari Generalized Linear Model (GLM) karena distribusi Binomial Negatif termasuk anggota dari distribusi keluarga eksponensial. Regresi Binomial Negatif merupakan salah satu metode untuk mengatasi kasus overdispersi. Oleh karena itu dalam penelitian ini dilakukan analisis menggunakan metode Geographically Weighted Negative Binomial Regression (GWNBR) yang mampu mengatasi kondisi overdispersion dengan ditambahkan aspek spasial didalamnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh terhadap jumlah kasus kusta di Jawa Timur adalah persentase rumah tangga yang memiliki rumah sehat, tingkat kepadatan penduduk dan persentase rumah tangga yang berlokasi di daerah kumuh.

Keywords


GWNBR;Jumlah Kasus Kusta;Kepadatan Penduduk;Regresi Binomial Negatif;Rumah Berlokasi di Daerah Kumuh;Rumah Sehat

References


Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. (2014). Peringatan Hari Kusta Sedunia 2014. Diunduh dari alamat www.depkes.go.id, Pada Kamis 30 Januari 2014

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tinur. (2010). Profil Kesehatan Jawa Timur Tahun 2010. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur: Surabaya

Norlatifah, Sutomo, A. H., Solikhah. (2010). Hubungan kondisi fisik, sarana air bersih dan karakteristik masyarakat dengan kejadian kusta di kabupaten Tapin Kalimantan Selatan.JurnalKES MAS 4,(3),144-239

Hilbe, J. M., (2011), Negative Binomial Regression, Second Edition, Cambridge University Press,New York

Dzikrina, A.M. (2013). Pemodelan Angka Prevalensi Penderita Kusta dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi di Jawa Timur dengan Pendekatan Geographically Weighted Regression (GWR). Tugas Akhir, Jurusan Statistika, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Kerr-Pontes, L.R., et al. (2006). Sosioeconomic, enviromental, and behavioural risk factors for leprosy in North-east Brazil: result of a case-control study. International Journal of Epidemiology 35, 994-1000

Cameron, A.C., Trivedi, P.K. (1998). Regression Analysis of Count Data. United Kingdom: Cambridge University Press

Anselin, L. (1988). Spatial Econometris: Methods and Models. Dordrecht: Kluwer Academic Publishers.

Ricardo, A., & Carvalho, T. (2013). Geographically Weighted Negative Binomial Regression-Incorporating Overdispersion. Business Media New York: Springer Science.

Bernadus, Vanny. (2010). Informasi Kusta dan gejalanya. Diunduh dari alamat www.doktersehat.com, pada senin 08 September 2014

Hansen, J.A, & Chaignat, C.L. (2013). Neglected Tropical Disease: Equilty and social Determinant (Bb 8). World Health Organization

Simunati. (2013). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Penyakit Kusta di Poliklinik Rehabilitasi RS. Dr. Tatjuddin chalid Makasar. Jurnal Poltekkes Kemenkes Makasar Volume 3 No 1 2013


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.